Lautan Bonek Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan: Kita Saudara!

Lautan Bonek Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan: Kita Saudara!

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 21:06 WIB
Bonek di Surabaya doakan korban Tragedi Kanjuruhan, Malang
Lautan Bonek di Tugu Pahlawan berdoa bersama untuk korban Tragedi Kanjuruhan, Malang (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Ribuan Suporter Persebaya atau Bonek berkumpul di Tugu Pahlawan Jalan Pahlawan, Surabaya. Mereka melakukan aksi solidaritas atas korban Tragedi Kanjuruhan, Malang.

Dari pantauan detikJatim, mereka berkumpul di sisi timur atau depan kantor Gubernur Jatim. Di sana mereka berdoa bersama dan menyalakan lilin membentuk Rest in Peace (RIP) sebagai tanda duka cita.

Usai berdoa, mereka juga tampak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Indonesia Pusaka. Tampak sejumlah manajemen dan pemain Persebaya juga turut dalam aksi itu.

Adanya aksi simpati Tragedi Kanjuruhan ini, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi ditutup sementara. Ini karena jalan tersebut dipenuhi lautan Bonek.

Jalan yang ditutup sementara itu yakni dari utara menuju selatan. Arus lalu lintas kemudian diarahkan menuju kawasan Johar dan Kebonrojo.

Koordinator Green Nord atau Bonek Tribun Utara, Husain Ghozali mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan duka cita Bonek bagi Aremania yang meninggal dunia.

Bonek di Surabaya doakan korban Tragedi Kanjuruhan, MalangPemain dan manajemen Persebaya bersama Bonek berdoa untuk korban Tragedi Kanjuruhan, Malang Foto: (Foto: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)

Ia berharap Tragedi kemanusiaan itu merupakan yang terakhir kali di Indonesia, bahkan di dunia. Ia lantas menegaskan bahwa rivalitas hanya 90 menit di lapangan. Selebihnya adalah saudara lagi.

"Rivalitas hanya 90 menit, lebih dari itu kita sudah bukan lawan, kita kawan, kita saudara, jangan sampai ada kejadian yang sama terulang kembali, cukup ini yang terakhir," kata pria yang akrab disapa Cak Conk itu. Senin (3/10/2022).

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwiyono. Adi ingin insiden kemanusiaan serupa tak terulang lagi. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

"Jangan sampai ada lagi insiden seperti ini, semoga ini yang terakhir, semoga amal ibadah mereka diterima di sisiNya dan keluarga diberikan ketabahan, Aamiin," ujar Adi.

Sementara itu, Media Officer Persebaya, Nanang Priyanto mengungkapkan duka cita yang mendalam atas Tragedi yang merenggut 125 orang itu. "Kami turut berduka cita dengan semua korban dan keluarga," tutupnya.



Simak Video "Tangis Presiden Arema soal Tragedi Kanjuruhan: Saya Siap Tanggung Jawab"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)