Cerita Aremania Jember Lihat Korban Tewas di Kanjuruhan: Paling Banyak Cewek

Yakub Mulyono - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 17:46 WIB
Bhelva, salah satu Aremania Jember yang selamat dalam Tragedi Kanjuruhan
Theo, salah satu Aremania Jember yang selamat dalam Tragedi Kanjuruhan (Foto: Yakub Mulyono/detikJatim)
Jember -

Theo Bhelva Dwinanda Putra merupakan salah satu penonton yang berhasil selamat dari tragedi Kanjuruhan. Suporter Arema FC asal Jember itu juga sempat melihat sejumlah jenazah tergeletak di dalam stadion.

Saat itu, ia mengira hanya pingsan saja. Di antara jenazah itu, ia melihat paling banyak berjenis kelamin perempuan. Ia melihat itu saat berjalan keluar.

"Saat saya berjalan ke luar, memang banyak korban, tapi (saat itu) saya kira pingsan biasa atau karena lemas. Paling banyak cewek (perempuan)," kata pria asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo itu, Senin (3/10/2022).

Menurut Theo, berbeda dengan kondisi di dalam, di luar stadion kondisinya relatif sepi saat ia keluar. Namun ia sempat melihat sesuatu yang terbakar.

"Saat di luar (stadion). Saya melihat situasinya tidak terlalu ricuh. Tapi jalanan itu, jalur untuk kendaraan pemain dan official yang akan meninggalkan stadion ditutup. Saya bahkan berjalan keluar dari stadion memutar untuk menuju tempat parkir kendaraan," sambung pria berusia 25 tahun tersebut.

"Situasi di luar menurut saya tidak terlalu ramai. Maksud saya, tidak sampai terjadi penumpukan suporter. Saya pun juga melihat ada yang terbakar. Entah itu mobil, atau kayu-kayuan yang terbakar. Tapi tidak terlalu ricuh seperti di dalam stadion," kenangnya.

Usai keluar dari stadion, malam itu Theo langsung menuju hotel tempat dia menginap. Sejauh itu, Theo tidak menduga bahwa kemudian kericuhan di dalam stadion menimbulkan korban jiwa.

"Saya belum kepikiran kalau korban itu meninggal, atau dalam situasi berbahaya. Baru tahu kalau meninggal ketika melihat banyak berita dan saat itu perjalanan pulang ke hotel tempat saya menginap. Sebelum lanjut ke Jember," ujarnya.

Sebelumnya, seorang suporter Arema FC asal Jember, Theo Bhelva Dwinanda Putra berhasil keluar dari Stadion Kanjuruhan, Malang saat terjadi kericuhan. Pria asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo itu mengaku beruntung bisa selamat dari kejadian yang menelan korban jiwa ratusan orang itu.

"Saya baru pulang dari Malang Minggu malam (2/10). Saya memang menonton pertandingan Arema vs Persebaya itu. Tapi terkait kejadian kericuhan yang terjadi, saya tidak mengira kalau sampai jatuh korban dan ada ratusan yang meninggal," kata Theo, Senin (3/10/2022).

Theo menceritakan, dia menonton pertandingan Arema FC vs Persebaya tanpa sengaja. Sebab, niat awal Theo berangkat ke Malang adalah untuk menonton konser musik.

"Saya awal berangkat ke Malang itu niatnya hanya nonton konser musik. Ada sejumlah artis dan Mahalini. Saya berangkat Kamis malam kemarin. Nah tahu kalau ada Arema FC bertanding lawan Persebaya, saat melihat medsos. Sebagai Aremania juga, saya ingin menonton," ujarnya.



Simak Video "Ketua Panpel Arema FC Minta Korban Kanjuruhan Segera Diautopsi"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)