Kesaksian Suporter Arema Asal Jember Lolos dari Maut Tragedi Kanjuruhan

Kesaksian Suporter Arema Asal Jember Lolos dari Maut Tragedi Kanjuruhan

Yakub Mulyono - detikJatim
Senin, 03 Okt 2022 11:36 WIB
Bhelva, salah satu Aremania Jember yang selamat dalam Tragedi Kanjuruhan
Theo Bhelva, salah satu Aremania Jember yang selamat dalam Tragedi Kanjuruhan (Foto: Yakub Mulyono/detikJatim)
Jember -

Seorang suporter Arema FC asal Jember, Theo Bhelva Dwinanda Putra berhasil keluar dari Stadion Kanjuruhan, Malang saat terjadi kericuhan. Pria asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo itu mengaku beruntung bisa selamat dari kejadian yang menelan korban jiwa ratusan orang itu.

"Saya baru pulang dari Malang Minggu malam (2/10). Saya memang menonton pertandingan Arema vs Persebaya itu. Tapi terkait kejadian kericuhan yang terjadi, saya tidak mengira kalau sampai jatuh korban dan ada ratusan yang meninggal," kata Theo, Senin (3/10/2022).

Theo menceritakan, dia menonton pertandingan Arema FC vs Persebaya tanpa sengaja. Sebab, niat awal Theo berangkat ke Malang adalah untuk menonton konser musik.

"Saya awal berangkat ke Malang itu niatnya hanya nonton konser musik. Ada sejumlah artis dan Mahalini. Saya berangkat Kamis malam kemarin. Nah tahu kalau ada Arema FC bertanding lawan Persebaya, saat melihat medsos. Sebagai Aremania juga, saya ingin menonton," ujarnya.

Saat menonton pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya, Theo bersama seorang temannya, sengaja memesan tiket untuk tribun VVIP. Dia membeli tiket VVIP dengan alasan keamanan.

"Karena saya tahu yang bertanding melawan Persebaya. Biasanya kan ada kericuhan, hal wajar menurut saya. Apalagi saya Aremania sejak kecil sampai SMP di Malang. Baru SMA saya pindah sekolah ke Jember. Kalau melawan Persebaya biasanya ada bentrok-bentrok, tapi wajarlah," ujarnya.

"Ingin saya di tribun VIP. Tapi karena tiketnya tidak dapat. Adanya VVIP ya sudah saya beli. Apalagi saya beli tiketnya tanya ke teman dan posisi sudah di Stadion. Saat saya di dalam, di tribun ekonomi sudah banyak penonton," sambungnya.

Dalam laga itu, Arema FC tertinggal satu gol dari Persebaya. Posisi skor adalah 2-3 untuk keunggulan Persebaya.

"Jelang akhir pertandingan (babak kedua), menit ke 50 mungkin. Arema tertinggal satu gol. Skor akhir 2-3 unggul Persebaya. Skor itu bertahan sampai akhir pertandingan," katanya.

Detik-detik suporter masuk ke lapangan. Baca halaman selanjutnya.