Apa Makna dari Kue-kue Khas Imlek?

Eka Fitria Lusiana - detikJatim
Sabtu, 07 Feb 2026 07:00 WIB
Ilustrasi Imlek.. Simak Makna Kue Khas Imlek. Foto: Freepik
Surabaya -

Perayaan Imlek tidak hanya identik dengan lampion merah dan angpao, tetapi juga beragam kue khas yang sarat makna simbolis. Setiap hidangan yang tersaji di meja tahun baru China, dipercaya membawa doa dan harapan.

Mulai dari keberuntungan, kemakmuran, kesehatan, hingga keharmonisan keluarga. Tradisi menyajikan kue-kue Imlek telah diwariskan turun-temurun sebagai bagian penting dari ritual menyambut tahun baru dalam budaya Tionghoa.

Kehadiran kue khas Imlek juga mencerminkan penghormatan kepada leluhur sekaligus simbol harapan akan awal kehidupan yang lebih baik. Kue-kue ini biasanya disajikan saat sembahyang dan dibagikan kepada keluarga, kerabat, maupun tamu sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.

Kue-kue Imlek

Lebih dari sekadar sajian kuliner, kue Imlek menjadi representasi optimisme dan doa baik untuk tahun yang akan datang. Berikut kue-kue Imlek yang memiliki makna di dalamnya.

1. Kue Mangkok (Fa Gao)

Ilustrasi Kue Mangkok Foto: Youtube@Yongki Gunawan


Fa Gao atau dikenal dengan nama Kue Mangkok. Kue ini berasal dari tepung beras yang sering disebut "kue kemakmuran", karena dipercaya dapat membawa rezeki yang terus berkembang.

Jadi, semakin banyak kelopak kue ini, semakin besar pula keberuntungan yang diterima. Dengan demikian, kue ini menjadi hidangan Imlek yang tidak pernah terlewatkan.

2. Kue Keranjang (Nian Gao)

Produsen kue keranjang di Surabaya Foto: Anastasia Trifena/detikJatim

Kue keranjang mempunyai tekstur kenyal dengan rasa manis. Kue ini menjadi hidangan khas yang selalu disajikan dalam perayaan Imlek.

Makna di balik kue keranjang ini dipercaya dapat membawa keberuntungan, kesehatan, dan kebahagiaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, penataan kue keranjang yang bertumpuk mengandung simbol mendalam, yaitu harapan peningkatan rezeki dan posisi yang lebih tinggi.

3. Kue Bulan (Moon Cake)

Kue Bulan Foto: VCG via Getty Images/VCG

Kue bulan merupakan makanan khas Imlek yang menyerupai pia berisi pasta kacang merah. Bentuk kue ini memiliki bentuk bulat menyerupai bulan purnama.

Makna di balik hidangan manis melambangkan keutuhan keluarga dan dipercaya dapat membawa kesehatan, kemakmuran, dan rezeki.

4. Kue Ku atau Kue Tok

Kue ku biasa disebut dengan kue kura-kura merah. Kue ini berasal dari tepung ketan dengan isian kacang hijau. Kue ini menjadi simbol kemakmuran.

Tak heran, apabila bentuknya dicetak dengan motif huruf atau gambar keberuntungan yang menambah nilai filosofinya dalam menyambut Tahun Baru Imlek.

5. Kue Lapis Legit

Kue Lapis Legit Foto: Site Culinary/Visual

Kue lapis legit juga menjadi camilan khas Imlek yang wajib ada. Kue ini adalah hasil perpaduan resep bolu dari Belanda dengan rempah lokal Indonesia.

Di balik lapisan yang ada di kue ini dilambangkan kemakmuran yang berlapis atau keuntungan yang terus berkembang.

6. Kue Tang Yuang

Kue tang yuang atau bola-bola ketan menjadi salah satu hidangan khas Imlek. Kue berbentuk bulat dan dibuat dari tepung ketan ini memiliki filosofi sebagai pengikat atau perekat keluarga dan kerabat. Biasanya, kue ini disajikan dengan kue jahe yang hangat.

7. Onde-onde

Ilustrasi onde-onde Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka

Meski tidak hanya disajikan dalam perayaan Imlek, kue ini memiliki makna tersendiri. Di balik bentuknya yang bulat, kue ini merepresentasikan keharmonisan dan persatuan dalam keluarga. Isian onde-onde, seperti kacang hijau dan taburan wijen melambangkan kemakmuran dan kejayaan.

8. Manisan Segi Delapan

Manisan segi delapan adalah hidangan yang terdiri dari beragam manisan. Hidangan ini diletakkan dalam wadah berbentuk segi delapan. Setiap jenis manisan mempunyai makna tersendiri.

Seperti semangka merah untuk kebahagiaan, jeruk kumquat untuk keberuntungan, dan melon untuk kesehatan. Ada pula manisan kelapa melambangkan kebersamaan, kelengkeng menjadi simbol harapan memiliki banyak keturunan, dan biji teratai untuk kesuburan.

9. Lumpia

Ilustrasi Lumpia Foto: Detikfood

Meski tak hanya disajikan ketika Imlek, hidangan ini memiliki makna tersendiri. Lumpia ini menjadi simbol keberuntungan dan kekayaan.

Makanan ini berisi campuran daging dan sayuran, disajikan dengan saus tiram, karak beras, kecap asin dan minyak wijen untuk menambah kelezatan.

10. Dumpling

Dumping atau dikenal Jiaozi adalah pangsit khas Imlek berbentuk mirip uang Tiongkok kuno. Hidangan ini melambangkan kemakmuran.

Masyarakat Tionghoa percaya semakin banyak dumpling yang dikonsumsi saat perayaan Imlek, semakin besar rezeki yang diterima di tahun mendatang.

11. Yu Sheng

Yu Sheng adalah salada yang berisi irisan halus sayuran dan buah. Ada pula yang menambah ikan salmon atau ikan tuna di atas yu sheng. Makna di balik hidangan ini adalah keberuntungan bagi yang mempercayainya.

Setiap menyantap hidangan ini, para anggota keluarga harus mengangkat yu sheng setinggi mungkin. Sebab, semakin tinggi seseorang mengangkatnya, semakin besar pula harapan mereka terkabul.

Dengan memahami makna di balik setiap kue, perayaan Imlek menjadi lebih bermakna dan penuh filosofi.

Artikel ini ditulis Eka Fitria Lusiana, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.



Simak Video "Video: Lampion Raksasa Semarakkan Imlek di Kubu Raya"

(ihc/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork