10 Kuliner Merah Putih Spesial HUT RI yang Sarat Filosofi

Dina Rahmawati - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 22:00 WIB
Onde-onde hingga Donat Merah Putih
Donat merah putih/Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Surabaya -

Bulan Agustus menjadi bulan yang spesial bagi masyarakat Indonesia. Sebab, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia jatuh pada 17 Agustus.

Berbagai kegiatan dilakukan masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan, yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Bendera Merah Putih dipasang di berbagai sudut.

Setiap kampung akan menggelar perlombaan yang meriah. Selain perlombaan, masyarakat juga tidak jarang mengadakan acara makan-makan dengan menyajikan makanan khas HUT RI.

Kuliner khas HUT RI istimewa karena mengandung filosofi. Selain rasanya yang nikmat, makanan khas HUT RI juga mudah ditemukan.

detikJatim merangkum 10 kuliner khas saat HUT RI:

1. Bubur merah putih

Bubur merah putih merupakan paduan bubur beras ketan berwarna merah dan putih. Namun, warna merah yang dimaksud cenderung lebih kecokelatan karena dimasak dengan gula merah. Sementara bubur putih dimasak bersama santan, daun pandan, dan garam.

Masyarakat Jawa kerap menghidangkan bubur merah putih saat ada acara syukuran. Hal ini karena bubur merah putih melambangkan rasa syukur. Jadi, mengonsumsi bubur merah putih saat HUT RI dapat menandakan wujud syukur atas kemerdekaan Indonesia.

2. Nasi tumpeng merah putih

Nasi tumpeng merah putih terbuat dari beras merah dan beras putih yang dibentuk mengerucut. Kuliner ini biasanya disajikan dengan lauk pauk seperti telur, ayam goreng, perkedel, tempe, kentang, dan sayur-sayuran.

Warna merah dan putih pada nasi tumpeng merepresentasikan bendera Indonesia. Warna merah berarti berani, dan warna putih berarti suci.

Bentuk kerucut nasi tumpeng menggambarkan puncak gunung yang berarti konsep ketuhanan yang tinggi. Selain itu, nasi tumpeng juga bermakna harapan untuk diberikan umur panjang.

3. Klepon merah putih

Kue ini terbuat dari tepung beras ketan yang diisi dengan gula merah. Jika digigit, gula merah yang manis akan lumer di mulut.

Klepon biasanya berwarna hijau. Namun, klepon dapat disajikan dalam warna merah dan putih khusus saat 17 Agustus. Warna merah dan putih merepresentasikan bendera Indonesia.

Klepon punya makna kesederhanaan yang dapat menghindarkan seseorang dari perbuatan menghamburkan harta. Rasa manis gula merah di dalam klepon melambangkan kebaikan hati seseorang, meski tidak terlihat dari luar. Sementara baluran kelapa pada klepon melambangkan kesabaran dalam mencapai kebahagiaan.

4. Ketan sepit

Ketan sepit merupakan makanan khas Palembang yang banyak ditemukan saat peringatan HUT RI. Bentuknya seperti lemper yang terbuat dari ketan. Ketan sepit dibungkus dengan daun pisang berbentuk segitiga, lalu dijepit dengan bambu.

Ketan sepit biasanya dinikmati bersama telor ukan, telor pindang, dan telor abang. Telor ukan adalah telur asin yang dicampur dengan santan. Telor pindang merupakan telur yang direbus bersama campuran rempah-rempah. Sementara telor abang adalah telur yang berwarna merah.

5. Tiwul

Tiwul dapat menjadi pengingat akan kondisi sulit rakyat Indonesia pada masa penjajahan. Sebab, rakyat Indonesia saat itu dipaksa untuk menyerahkan seluruh hasil pangan kepada penjajah.

Rakyat Indonesia akhirnya membuat tiwul dari singkong sebagai pengganti nasi. Meski kandungan kalorinya lebih rendah daripada beras, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Dulu, tiwul disantap selayaknya nasi bersama lauk-pauk, sayur dan sambal. Namun, kini tiwul biasa dimakan dengan tambahan kelapa parut dan gula merah.



Simak Video "2 Konten Kreator TikTok Sukses Cetak Rekor MURI"
[Gambas:Video 20detik]