Polsek Batu menggelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026 di Mako Polsek Batu, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ngaglik, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Polda Jawa Timur untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Apel dimulai pukul 08.50 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Batu AKP Muhammad Subhan. Sebanyak 40 peserta hadir, yang terdiri dari personel kepolisian hingga berbagai elemen masyarakat.
Elemen masyarakat yang hadir antara lain Banser, Pemuda Pancasila (PP), Linmas, Pecalang, komunitas Ojek Online (Ojol), juru parkir, hingga perwakilan Kelompok Tani dan Karang Taruna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaksanaan apel besar Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar seremonial. Ini wujud nyata komitmen bersama memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi Polri dan masyarakat," ujar AKP Muhammad Subhan dalam amanatnya, Sabtu (2/5/2026).
Subhan menegaskan, Sabuk Kamtibmas memiliki peran strategis sebagai instrumen deteksi dini gangguan keamanan. Ia pun menitipkan lima instruksi penting, di antaranya penguatan pencegahan gangguan Kamtibmas, kolaborasi tanpa ego kelembagaan, hingga menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat.
Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat menjadi cooling system atau agen pendingin di tengah masyarakat. Hal ini penting untuk menangkal provokasi dan hoaks.
"Mari kita tingkatkan kewaspadaan sosial demi menjaga Kota Batu tetap aman dan kondusif," imbuhnya.
Sebagai informasi, kegiatan serupa juga digelar secara serentak di wilayah hukum Polres Batu lainnya. Di antaranya, Polsek Bumiaji, Polsek Pujon, Polsek Ngantang, Polsek Kasembon.
Sementara itu, Ps Kasi Humas Polres Batu Iptu M Huda Rohman menjelaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat utama agar pembangunan dan investasi di Jawa Timur, khususnya Kota Batu, bisa berjalan optimal.
"Sesuai arahan Bapak Kapolda, stabilitas keamanan adalah kunci kesejahteraan. Sabuk Kamtibmas harus menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan hingga tingkat desa dan kelurahan," tegas Huda.
Huda juga mengimbau warga untuk segera melapor melalui Call Center 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan. "Kami minta masyarakat tetap erat bersatu, jangan mudah terprovokasi hoaks. Mari jadikan lingkungan kita basis keamanan yang kuat melalui sinergi bersama Polri," tandasnya.
(auh/hil)
