Polresta Sidoarjo menyiagakan sebanyak 1.200 personel untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang dipusatkan pada 1 Mei mendatang. Ribuan personel tersebut diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Wakapolresta Sidoarjo AKBP Mohammad Zainur Rofik mengatakan, kesiapan personel maupun sarana prasarana terus dimatangkan melalui apel dan pengecekan menyeluruh. Langkah itu dilakukan agar pelaksanaan pengamanan di wilayah hukum Polresta Sidoarjo dapat berjalan optimal.
"Kegiatan yang kita laksanakan saat ini merupakan bagian dari pengecekan menyeluruh, baik kesiapan personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana. Tujuannya agar pengamanan berjalan maksimal dan situasi tetap aman serta kondusif," kata Zainur Rofik, Kamis (30/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kenapa Hari Buruh 1 Mei? Ini Sejarahnya |
Ia menjelaskan, May Day merupakan momentum yang kerap dimanfaatkan para pekerja, buruh, guru hingga mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu, aparat kepolisian berkewajiban mengawal jalannya kegiatan agar hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terjaga.
Menurutnya, peringatan May Day tahun ini berlangsung di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada kondisi nasional. Situasi tersebut dinilai berpotensi memunculkan berbagai aspirasi dari kalangan pekerja dan buruh.
"Berbagai serikat pekerja telah melakukan konsolidasi dan menyusun rencana aksi. Ini tentu perlu kita antisipasi agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas," ujarnya.
Dalam pengamanan nanti, Polresta Sidoarjo mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Seluruh personel diminta mengutamakan pencegahan, profesionalisme, serta bertindak proporsional sesuai standar operasional prosedur.
"Kami tekankan seluruh anggota agar bertugas dengan nilai kemanusiaan, tidak arogan, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga meminta personel meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk memantau perkembangan isu di media sosial. Langkah deteksi dini dilakukan sejak sebelum, saat pelaksanaan, hingga setelah peringatan May Day berlangsung.
Zainur Rofik berharap seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh di Kabupaten Sidoarjo berjalan damai tanpa kerusuhan.
"Khusus wilayah hukum Polresta Sidoarjo, saya tidak menginginkan ada gangguan sekecil apa pun. Pastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," pungkasnya.
(ihc/abq)
