Jelang Parapatan Luhur PSHT, Kapolres Magetan Pimpin Operasi Perbatasan

Jelang Parapatan Luhur PSHT, Kapolres Magetan Pimpin Operasi Perbatasan

Sugeng Harianto - detikJatim
Kamis, 05 Feb 2026 18:00 WIB
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung pengamanan jelang Parapat Luhur.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung pengamanan jelang Parapat Luhur. (Foto: Istimewa)
Magetan -

Jelang acara Parapatan Luhur perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Madiun, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung operasi pengamanan di perbatasan Madiun Magetan. Tepatnya di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran.

"Kami pengamanan di perbatasan Magetan dengan Madiun kota di desa Madigondo seiring ada kegiatan pesilat di kota Madiun," ujar Erik kepada detikJatim, Kamis (5/2/2026).

Menurut Erik, pengamanan sebagai langkah antisipasi jika ada aksi unjuk rasa penolakan kegiatan Parapatan Luhur 2025. Pengamanam kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini menjadi langkah preventif demimencegah potensi gangguan kamtibmas serta pergerakan massa dari wilayah Magetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi langkah preventif ini kami lakukan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta pergerakan massa dari wilayah Kabupaten Magetan menuju Madiun kota," ujarnya.

Ada sebanyak 113 personel gabungan termasuk personel Polres Magetan yang disiagakan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, profesional, serta tetap berpedoman pada prosedur yang berlaku.

ADVERTISEMENT

Erik mengatakan pengamanan dipusatkan di titik perbatasan Madigondo, Kecamatan Takeran karena lokasi ini menjadi salah satu jalur utama penghubung antara Magetan dan Kota Madiun. Pemantauan, pengawasan, serta pemeriksaan secara humanis terhadap kendaraan dan masyarakat yang melintas dilakukan di sana.

"Pengamanan ini kami laksanakan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi pergerakan massa dan mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas, Sehingga situasi di wilayah hukum Polres Magetan tetap aman dan kondusif," papar Erik.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya kepada aparat keamanan dalam menjaga situasi agar tetap kondusif," imbuhnya.

Data yang dihimpun detikJatim, kegiatan Parluh oleh PSHT pusat Madiun di adakan oleh kubu pimpinan Moerdjoko dilaksanakan besok Jumat (6/2) hingga Minggu (8/2).

Sebelum perhelatan ini digelar diketahui telah terjadi aksi unjuk rasa oleh PSHT yang disebut merupakan kubu dari pimpinan Moh Taufiq pada Senin (2/2) di alun-alun Kota Madiun dalam rangka menolak rangkaian acara Parluh PSHT ini.



(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads