Polres Mojokerto Kota menggandeng masyarakat dalam pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bantuan pengamanan swakarsa dari masyarakat diharapkan membuat Operasi Lilin Semeru berjalan aman dan kondusif.
"Kami ajak masyarakat berperan langsung menjaga keamanan minimal di wilayahnya masing-masing," ujar Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, Rabu (24/12/2025).
Di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota, Operasi Lilin Semeru 2025 melibatkan 308 personel gabungan. Terdiri dari 180 personel polisi, 30 Kodim 0815, 16 Dinkes, 8 PMI, 16 Dishub, 16 Satpol PP, 2 damkar, serta unsur masyarakat meliputi 16 Banser, 8 Senkom dan 16 Orari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian dari mereka disiagakan di 4 pos Operasi Lilin Semeru 2025. Yaitu 36 personel di Pos Terpadu Alun-Alun Wiraraja, 28 personel di Posyan Simpang 4 Sekarputih, serta masing-masing 28 personel di Pospam Utara Jembatan Gajah Mada dan Exit Tol Gedeg.
Sedangkan objek pengamanan Operasi Lilin Semeru 20 Desember 2025-2 Januari 2026 meliputi, 36 gereja dan 8 rumah ibadah, Terminal Kertajaya, Stasiun Mojokerto, exit tol Penompo dan Gedeg, pusat perbelanjaan di Jalan Majapahit dan Benteng Pancasila, serta objek wisata Intan Abatani, Bukit Kayoe Putih dan Waduk Tanjungan.
Herdiawan beberapa kali mengecek pos-pos Operasi Lilin Semeru di wilayah hukumnya. Seperti kemarin, Selasa (23/12), ia bersama Bhayangkari Cabang Polres Mojokerto Kota membagikan bantuan makanan dan obat-obatan untuk personel gabungan yang bertugas.
"Kami ingin memastikan seluruh personel yang bertugas tetap dalam kondisi sehat dan semangat. Sehingga anggota dapat melaksanakan tugas pengamanan dengan maksimal, masyarakat merasa aman dan nyaman dalam merayakan Natal dan tahun baru," jelasnya.
Pengamanan Nataru oleh Polres Mojokerto Kota mendapatkan monitoring dan pengawasan dari Kompolnas. Tim Kerja Kompolnas melakukan sidak terhadap pengamanan di Gereja Sato Yosep dan Pos Terpadu di Alun-Alun Wiraraja pada Selasa (23/12).
Anggota Kompolnas M Choirul Anam menekankan agar polisi memberi manfaat kepada masyarakat dalam setiap tugasnya. Dalam konteks pengamanan Nataru, dibutuhkan kolaborasi kepolisian dengan masyarakat.
Untuk itu, ia meminta Humas Polres Mojokerto Kota menyampaikan informasi seputar pengamanan Nataru kepada masyarakat secara gamblang.
"Beritahu masyarakat tentang pengamanan, pasti kalau sudah tersampaikan, masyarakat ikut membantu menjaga keamanan minimal dari diri sendiri," tandasnya.
