Inovatif! Mahasiswa Unair Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Kanker Mulut

Inovatif! Mahasiswa Unair Kembangkan Aplikasi Deteksi Dini Kanker Mulut

Aprilia Devi - detikJatim
Jumat, 16 Jan 2026 12:30 WIB
Inovasi mahasiswa Unair deteksi kanker mulut
Inovasi mahasiswa Unair deteksi kanker mulut. Foto: Istimewa
Surabaya -

Tim mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan inovasi deteksi dini kanker mulut berbasis kecerdasan buatan bernama MouthEZ. Aplikasi ini dirancang untuk membantu skrining awal kanker mulut agar mudah diakses masyarakat.

Para mahasiswa tersebut adalah Arifianti, Given Exaudi Girsang, Zalfa Anindya Laksana, David Mey Norton, Aura Tahta Imani, serta Muhammad Zaidan Fathirifansa, dan Nisriina Hilmi Rajiva.

MouthEZ bekerja dengan memanfaatkan teknologi Convolutional Neural Network yang dilengkapi auto-hyperparameter tuning. Sistem ini bekerja mendeteksi lesi kanker.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengguna cukup mengambil foto area mulut yang dicurigai, kemudian sistem akan memberikan hasil skrining awal beserta rekomendasi tindak lanjut secara cepat, non-invasif, dan terjangkau," jelas Ketua tim MouthEZ Arifianti, Jumat (16/1/2026).

Inovasi MouthEZ lahir dari keprihatinan tim mahasiswa Unair terhadap masih tingginya angka keterlambatan diagnosis kanker mulut, khususnya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Di Indonesia, kasus kanker mulut baru terdiagnosis pada stadium lanjut akibat keterbatasan skrining, minimnya edukasi, dan belum terintegrasinya deteksi dini kanker mulut dalam kebijakan kesehatan nasional," ujarnya.

Dalam proses pengembangannya, mereka menggabungkan keahlian lintas disiplin. Pembagian peran tersebut diimbangi koordinasi rutin dan manajemen waktu untuk mengatasi berbagai kendala selama pengembangan.

"Dengan kerja sama yang baik, seluruh tantangan dapat dilalui dan justru memperkuat kesiapan kami," bebernya.

Ke depan, MouthEZ akan terus disempurnakan agar siap diimplementasikan secara luas. Pengembangan diarahkan pada perluasan dataset, uji coba bersama fasilitas kesehatan primer, serta penambahan fitur pendeteksian tingkat keparahan kanker mulut.

"MouthEZ sudah dapat diakses melalui website dan ditargetkan akan meluncur di Play Store dan App Store. MouthEZ akan terus dikembangkan untuk mendukung implementasi yang berkelanjutan di berbagai layanan kesehatan," lanjutnya.

Inovasi MouthEZ juga mengantarkan tim mahasiswa Unair meraih Silver Medal serta Stage Presentation Appreciation kategori CLASS A-Medicine and Public Health/Medical Technology/Pharmacy/Hygiene dalam ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx).

Ajang tersebut digelar pada 5-9 Januari 2026 di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Thailand, dan diikuti peserta dari 31 negara.

"Jangan menunggu merasa siap untuk melangkah, prestasi tidak selalu berawal dari ide yang sempurna, tetapi dari keberanian untuk memulai, konsistensi dalam berproses, dan kemauan untuk belajar dari kegagalan," pungkas Arifianti.




(auh/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads