91 Pengedar Narkoba Dibekuk di Tulungagung

91 Pengedar Narkoba Dibekuk di Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 28 Okt 2026 22:30 WIB
Barang bukti narkotika
Barang bukti narkotika (Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim)
Tulungagung -

Sebanyak 91 pengedar narkotika dan obat-obatan berbahaya ditangkap Satresnarkoba Polres Tulungagung. Polisi menyita barang bukti hampir satu kilogram sabu-sabu dan ratusan ribu butir pil dobel L.

Kapolres Tulungagung AKBP Wiwin Junianto mengatakan, operasi pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba tersebut dilakukan selama periode September-Oktober 2026.

"Kami sudah berhasil melakukan penindakan sebanyak 815,766 gram sabu atau hampir satu kilogram, kemudian ekstasi 2,5 butir dan 219.910 butir pil double L," kata AKBP Wiwin, Rabu (28/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu polisi juga menyita sejumlah peralatan yang digunakan untuk mengkonsumsi narkotika, timbangan, uang tunai hasil penjualan narkoba. hingga peralatan elektronik lainnya.

ADVERTISEMENT

Total perkara yang diungkap mencapai 71 kasus dengan jumlah tersangka 91 orang, terdiri dari 83 laki-laki dan 8 perempuan.

"Puluhan pelaku yang kami amankan ada yang menjadi bandar dan ada yang berperan sebagai kurir, untuk mendistribusikan narkoba ke konsumen," jelasnya.

Menurutnya keberhasilan pengungkapan tersebut sebagai bentuk komitmen dari Polres Tulungagung dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

Tidak hanya di sini, Wiwin mengaku telah bekerja sama dengan BNN hingga pemerintah daerah guna melakukan pemberantasan narkoba. Dijelaskan penyalahgunaan narkoba dapat berdampak buruk di masyarakat.

"Saya memohon kepada masyarakat, berikan informasi kami melalui call center kami 110, melalui WhatsApp web kami bantuan polisi atau sampaikan kepada aparat kepolisian yang lain yang masyarakat sudah kenal," jelasnnya.

Kini seluruh tersangka ditahan di Polres Tulungagung dan Lapas Kelas IIB Tulungagung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya .



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads