Dua pelaku pencurian kendaraan bermtor (curanmor) di sejumlah lokasi Gresik berhasil diringkus. Kedua pelaku juga ditembak kakinya Unit Resmob Satreskrim polres setempat.
Kedua pelaku adalah Sahal (34) warga Semampir, Surabaya dan Muhammad Parug (23) warga Simokerto, Surabaya. Keduaresidivis itu diringkus setelah beraksi di enam titik wilayah Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan para pelaku diringkus setelah anggota melakukan penyelidikan laporan curanmor di sebuah minimarket di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Saat itu, korban mengendarai Honda BeAT hitam nopol W-4558-FV.
"Korban kemudian memarkir motornya di area depan minimarket dan masuk untuk melakukan transaksi top up. Namun sekitar pukul 11.10 WIB, saat keluar dari toko, korban mendapati motornya sudah tidak ada di tempat," ujar Ramadhan, Selasa (29/9/2026).
Ramadhan menambahkan korban kemudian melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV minimarket. Dari rekaman terlihat dua orang yang tidak dikenal mengambil sepeda motor milik korban.
"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 21 juta. Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Polres Gresik," tambahnya
Ramadhan menambahkan, dari laporan itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menemukan keberadaan pelaku. Polisi mendapat informasi terkait keberadaan terduga pelaku di wilayah Kecamatan Kebomas.
"Ada informasi dari masyarakar pelaku mengarah ke kawasan Jalan Usman Sadar, Kecamatan Gresik. Tak menunggu waktu lama, anggota langsung menuju lokasi tersebut," jelasnya.
Namun, saat dilakukan penangkapan, pelaku berusaha melawan dan melarikan diri. Petugas pun memberikan hadiah timah panas kepada para pelaku. "Karena berusaha melawan petugas dan mencoba kabur, kita memberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan para pelaku," tegasnnya.
Dalam penangkapan itu, lanjut Ramadhan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya delapan mata kunci, dua kunci L, satu magnet, satu kunci pas ring, tiga kunci motor yang diduga palsu, serta motor Honda Beat milik korban.
Dari hasil pengembangan, polisi menemukan informasi mengenai dugaan keterlibatan kedua terduga pelaku dalam sejumlah aksi curanmor lainnya di Gresik.
Enam lokasi tersebut yakni minimarket Randuagung dengan kendaraan Honda BeAT hitam, minimarket depan Kecamatan Kebomas dengan Honda Scoopy, serta Toko Bahagia Jalan Sunan Giri, Kebomas, dengan Honda Scoopy putih.
"Kemudian Minimarket Jalan Jawa, Gresik Kota Baru (GKB), dengan Honda Beat merah hitam, Toko Elektronik Pangsud dengan Honda Beat abu-abu, serta Toko Roti GKB dengan Honda Vario hitam," tururnya.
Dari catatan kepolisian, lanjut Ramadhan, kedua pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama. Untuk Sahal masuk penjara tahun 2022, sementara MP masuk penjara pada tahun 2023.
"Keduanya merupakan resivisi kasus yang sama," pungkas Ramadhan.
Simak Video "Video: Pelaku Curanmor di Lampung Tewas Ditembak Seusai Todongkan Senpi ke Polisi"
(auh/abq)