Menantu di Sampang Habisi Mertua Pakai Parang Pengupas Kelapa

Menantu di Sampang Habisi Mertua Pakai Parang Pengupas Kelapa

Kamaluddin - detikJatim
Senin, 21 Sep 2026 12:14 WIB
Jasad mertua yang dibunuh menantunya di Sampang
Jasad mertua yang dibunuh menantunya di Sampang/Foto: Istimewa
Sampang -

Warga Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Misnaji (50), ditemukan tewas setelah diduga dianiaya menantunya. Pelaku berinisial DL (25) diduga menganiaya mertuanya menggunakan senjata tajam jenis caluk atau parang yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi di Dusun Tlageh, Desa Mambulu Barat, Minggu (20/9) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Korban atas nama Misnaji (50), meninggal dunia dengan luka pada leher sebelah kiri," kata Eko dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kejadian bermula saat korban duduk di teras rumah seusai mengupas kelapa. Tidak lama berselang, terduga pelaku yang merupakan menantu korban datang ke lokasi.

ADVERTISEMENT

"Tiba tiba DL mengambil senjata tajam jenis caluk (parang) yang biasa digunakan untuk mengupas kelapa di teras rumahnya," ujar Eko.

"Terduga pelaku kemudian membacokkan senjata itu kepada korban yang tengah duduk hingga mengenai leher sebelah kiri, dan korban meninggal dunia di lokasi," imbuhnya.

Usai kejadian, DL sempat melarikan diri. Namun, anggota Polsek setempat bersama Tim URC Satreskrim Polres Sampang berhasil menemukannya.

DL diamankan di sebuah musala di Dusun Burajeh, Desa Mambulu Barat, Kecamatan Tambelangan, beberapa saat setelah kejadian.

"Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam yang terdapat bercak darah serta pakaian korban berupa jaket dan sarung yang juga terdapat bercak darah," pungkasnya.

Terduga pelaku kini diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Sampang untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami pemicu pelaku diduga menganiaya mertuanya tersebut.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads