Kantor Desa di Blitar Dibobol Maling, Laptop hingga Proyektor Dicuri

Fima Purwanti - detikJatim
Jumat, 04 Sep 2026 20:30 WIB
Kantor Desa Bacem di Kecamatan Sutojayan, Blitar, dibobol maling. Dua laptop dan dua proyektor milik desa raib dicuri. (Foto: Fima Purwanti/detikjatim)
Blitar -

Kantor Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, dibobol maling. Dua unit laptop dan dua unit proyektor milik desa raib dicuri.

Aksi pencurian tersebut diketahui saat perangkat desa hendak menggelar rapat. Salah satu perangkat desa mendapati pintu kantor dalam kondisi tidak terkunci. Saat masuk, laptop yang berada di meja pelayanan sudah tidak ada.

"Jadi kejadian itu kami ketahui sekitar abis isya' (2/9), saat itu Pak Kades datang untuk persiapan rapat. Tapi pintunya itu dalam posisi tidak terkunci, pas masuk laptop yang di meja pelayanan ini tidak ada," kata Sekretaris Desa Bacem, Wasis Riadianto, kepada detikJatim, Jumat (4/9/2026).

Menurut Wasis, para perangkat desa hendak menggelar rapat dan membutuhkan proyektor. Namun, saat hendak masuk ke kantor, mereka mendapati pintu dalam kondisi tidak terkunci. Setelah dicek, proyektor yang hendak digunakan juga tidak ditemukan.

"Kemudian setelah dicek di meja pelayanan itu, tidak ada laptop dan proyektor yang di laci juga tidak ada," terangnya.

Wasis menyebut ada dua unit laptop dan dua unit proyektor yang hilang dicuri. Kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp14 juta.

"Kalau perkiraannya sekitar Rp 14 juta, totalnya. Kami sudah lapor kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti," katanya.

Kapolsek Lotim AKP Nur Wasis membenarkan adanya aksi pencurian tersebut. Menurutnya, pencurian dilakukan tanpa merusak bangunan maupun barang yang ada di lokasi kejadian.

"Jadi posisi pintu itu tidak terkunci, kuncinya masih menancap. Petugas mendapati di TKP, adanya tindak pencurian laptop dan proyektor," terangnya.

Tiga orang saksi telah diperiksa dalam peristiwa dugaan pencurian tersebut. Mereka termasuk kepala desa yang pertama kali mengetahui kejadian dan saksi lain yang terakhir kali keluar dari Kantor Desa Bacem.

"Jadi memang ada kunci cadangan yang disimpan di sekitar kantor. Tujuannya kalau ada keperluan mendadak bisa digunakan, dan itu hanya diketahui internal perangkat Desa," tambahnya.

Menurut Wasis, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Blitar untuk melakukan penyelidikan. Polisi juga masih menunggu hasil pengecekan sidik jari oleh Inafis dan pemeriksaan lainnya.

"Untuk CCTV-nya itu ada, tapi dalam posisi mati. Tapi masih dalam penyelidikan lebih lanjut, mohon waktunya agar bisa segera diungkap," tandasnya.



Simak Video "Video: Dua Orang Jadi Tersangka Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa!"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork