40 Petugas Damkar di Blitar Dites Urine Buntut Kasus Sabu, Simak Hasilnya

40 Petugas Damkar di Blitar Dites Urine Buntut Kasus Sabu, Simak Hasilnya

Fima Purwanti - detikJatim
Rabu, 19 Agu 2026 13:15 WIB
Tes urine di Damkar Kabupaten Blitar.
Tes urine di Damkar Kabupaten Blitar. (Foto: Fima Purwanti/detikJatim)
Blitar -

Sebanyak 40 anggota Damkar dan Satpol PP Kabupaten Blitar menjalani tes urine. Itu dilakukan setelah salah seorang anggota Damkar kedapatan positif mengkonsumsi sabu beberapa waktu lalu. Berikut hasil tes urine yang digelar dengan BNN Kabupaten Blitar itu.

Pantauan detikJatim, sejumlah anggota Damkar dan Satpol PP melakukan tes urine secara bergantian. Mereka menyerahkan sample urine tersebut kepada petugas. Selanjutnya, petugas melakukan identifikasi dengan mencatat sample urine tersebut selama bebera menit.

"Totalnya ada sekitar 40 orang, termasuk saya tadi juga ikut tes urine. Kalau anggota Damkar totalnya ada sekitar 29 orang, sisanya dari anggota Satpol PP," kata Kepala Pelaksana Damkar dan Satpol PP Kabupaten Blitar, Achmad Cholik kepada detikJatim di lokasi, Rabu (19/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cholik menegaskan tes urine itu dilakukan sebagai peringatan bagi seluruh anggota Damkar dan Satpol PP agar tidak lagi berurusan dengan narkoba. Ia menyebut anggota akan dilakukan pengawasan secara berkala. Termasuk apabila ditemukan ada yang mengkonsumsi hingg sebagai pengedar narkoba.

"Ini menjadi warning buat teman-teman Damkar maupun Satpol PP, kalau memang misalnya ada yang menggunakan akan direhab dan juga urusan kepegawaian juga jalan. Apalagi kalau menjadi pengedar misalnya, itu tidak ada ampun ada aturan harus diberhentikan dengan tidak hormat," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Kepala Tim Pemberdayaan Masyarakat, BNN Kabupaten Blitar, M Yusuf Eko Haryanto menyebutkan tes urine dari seluruh anggota Damkar dan Satpol PP menunjukkan hasil negatif. Petugas BNN tidak menemukan adanya sample urine dengan hasil positif narkoba.

"Untuk tes urine hari ini didapati hasil negatif semuanya. Dari total 40 orang, hasilnya negatif semua," terangnya.

Yusuf mengatakan anggota Damkar yang sempat terindikasi mengkonsumsi sabu telah mengirimkan surat assesment untuk rehabilitasi. BNN Kabupaten Blitar telah memberikan rekomendasi, termasuk menyampaikan saran Rumah Sakit rujukan untuk rehabilitasi pengguna narkoba.

"Kami sudah lakukan asesmen dan memberikan rekomendasi ke Rumah Sakit Rujukan. Kemudian yang bersangkutan memiliki rehabilitasi di RS An Nissa. Sudah dalam masa rehabilitasi, kurang lebih biasanya 2 bulan," jelasnya.

Ditanya soal kegiatan yang baru dilakukan, Yusuf mengaku sudah ada koordinasi dengan Damkar dan Satpol PP sejak akhir bulan lalu. Namun, keterbatasan alat tes urine menjadi salah satu faktor lambatnya pelaksanaan tersebut.

"Sebenarnya sudah ada komunikasi, tapi karena alatnya terbatas. Jadi kami menunggu alatnya datang dulu dari pihak mereka, dan baru bisa dilaksanakan hari ini," tandasnya.



(irb/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads