Erlan Terduga Pembunuh Sekdin PRKP Bangkalan Diduga Disembunyikan Mafia

Erlan Terduga Pembunuh Sekdin PRKP Bangkalan Diduga Disembunyikan Mafia

Suparno - detikJatim
Kamis, 23 Jul 2026 12:30 WIB
Erlan, terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati
Erlan, terduga pelaku pembunuhan Sekdin PRKP Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati. (Foto: Dok. Istimewa)
Sidoarjo -

Keberadaan pria yang diduga bernama Erlan, yang disebut-sebut terakhir bersama ASN Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, hingga kini masih menjadi misteri. Meski pencarian telah dilakukan di sejumlah daerah, sosok tersebut belum berhasil ditemukan.

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, menduga pria itu tidak bersembunyi seorang diri. Menurutnya, ada kemungkinan Erlan dibantu oleh jaringan yang selama ini berhubungan dengannya.

"Kami menduga yang bersangkutan disembunyikan oleh jaringan atau kelompoknya. Dugaan kami, dia merupakan bagian dari jaringan penipuan berkedok love scam. Sejumlah orang, mayoritas perempuan, juga mengaku pernah menjadi korban," kata Risang kepada detikJatim melalui sambungan telepon, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Risang mengungkapkan bahwa pencarian telah dilakukan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan pria itu, mulai dari Jimbaran, Bali, Banyuwangi, Jakarta Selatan, hingga Tasikmalaya. Selain itu, alamat yang pernah diketahui berada di Makassar, Malang, dan Jimbaran juga sudah ditelusuri tetapi hingga kini upaya itu belum membuahkan hasil.

Menurutnya, belum ada perkembangan berarti terkait keberadaan pria tersebut. Keluarga korban pun terus menerima informasi dari kepolisian bahwa proses pencarian masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

"Dari informasi yang kami terima, polisi masih terus melakukan pencarian. Namun sampai sekarang belum ada titik terang mengenai keberadaannya," ujarnya.

Risang menilai kecil kemungkinan pria tersebut mampu bertahan hidup seorang diri selama berbulan-bulan tanpa bantuan pihak lain. Ia menduga ada orang yang membantu memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Logikanya pasti ada yang membantu, baik dari keluarga maupun kelompoknya. Kami meyakini dia masih berada di Pulau Jawa," jelasnya.

Selain terus melakukan pencarian, keluarga korban juga berharap kepolisian segera meningkatkan status pencarian terhadap pria tersebut. Menurut Risang, hingga kini namanya memang telah masuk dalam daftar pencarian internal penyidik namun belum diumumkan secara resmi sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kami berharap statusnya segera ditingkatkan menjadi DPO agar ruang gerak pencarian semakin luas dan masyarakat juga bisa ikut membantu memberikan informasi," tambahnya.

Risang juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan dari korban penipuan oleh pria itu. Salah satunya berasal dari Bandung yang mengaku mengalami kerugian hingga Rp144 juta. Selain itu, ada korban di Jakarta yang mengaku sempat dinikahi sebelum akhirnya ditinggalkan setelah hartanya dikuras.

Meski demikian, dugaan keterlibatan pria tersebut dalam jaringan penipuan maupun kasus-kasus lain masih menunggu pembuktian melalui proses penyidikan kepolisian.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum terus mengusut kasus ini hingga tuntas dan segera menemukan keberadaan pria yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa yang berujung pada meninggalnya Ruly Yunis Setiawati.

"Harapan kami sederhana, kasus ini jangan sampai menjadi kasus dingin. Kami ingin ada kepastian hukum dan semua pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan yang berlaku," pungkas Risang.



(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads