Modus Copet yang Kuras Isi ATM Penumpang Trans Jatim hingga Rp 30 Juta

Modus Copet yang Kuras Isi ATM Penumpang Trans Jatim hingga Rp 30 Juta

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Rabu, 01 Jul 2026 08:44 WIB
Polisi saat mencari barang bukti di rumah pelaku
Polisi saat mencari barang bukti di rumah pelaku (Foto: Istimewa)
Gresik -

NBR (25), pencopet asal Kecamatan Soko, Tuban, berhasil menguras isi ATM milik penumpang Trans Jatim. Setelah mencopet, pelaku mencoba PIN kartu ATM korban menggunakan tanggal lahir yang tertera pada KTP korban.

Korban diketahui bernama Muhammad Jamil, warga Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Akibat aksi tersebut, saldo rekening BCA milik korban berkurang puluhan juta rupiah tanpa sepengetahuannya.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengungkapkan, pelaku dan korban tidak memiliki hubungan maupun saling mengenal sebelumnya. Namun, kartu ATM dan KTP yang berada dalam satu dompet dimanfaatkan pelaku untuk menebak PIN rekening korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban dan pelaku tidak saling kenal. Pelaku mencoba PIN ATM BCA milik korban menggunakan tanggal lahir yang tertera di KTP korban," beber Arya, Selasa (30/6/2026).

Menurut Arya, upaya tersebut ternyata berhasil. Setelah dapat mengakses rekening korban, pelaku kemudian melakukan sejumlah transaksi penarikan tunai hingga total kerugian mencapai Rp 30,65 juta.

ADVERTISEMENT

Polisi menduga pelaku sengaja memanfaatkan kelalaian korban yang menyimpan kartu ATM bersama identitas diri dalam satu dompet. Kondisi tersebut membuat pelaku lebih mudah memperoleh informasi yang dapat digunakan untuk menebak PIN.

"Hasil pemeriksaan rekening koran menunjukkan uang sebesar Rp 30.650.000 telah ditarik oleh orang yang tidak dikenal tanpa seizin korban," kata Arya.

Arya melanjutkan, pelaku telah membelanjakan isi saldo korban untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

"Oleh pelaku dipakai untuk beli motor, HP, sampai bayar kos," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terjadi pada Selasa (23/6) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu korban baru turun dari Bus Trans Jatim di Terminal Bunder, Gresik. Tanpa disadari, dompet yang disimpan di saku belakang celana hilang.

Di dalam dompet tersebut terdapat KTP, kartu BPJS, kartu ATM BCA, kartu ATM BNI, serta sejumlah dokumen pribadi lainnya. Korban baru menyadari dompetnya hilang setelah tiba di rumah sekitar pukul 20.00 WIB.

Keesokan harinya korban berusaha mencari dompet tersebut namun tidak berhasil ditemukan. Karena khawatir kartu ATM disalahgunakan, korban kemudian memeriksa saldo rekening melalui layanan mobile banking.

Dari hasil pengecekan itu, korban mengetahui saldo rekening BCA miliknya telah berkurang drastis. Korban lalu mendatangi kantor BCA di kawasan GKB, Gresik, untuk mencetak rekening koran sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Gresik.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads