Dor! Perampok Bersenpi di Gresik Ditembak Saat Lawan Petugas

Dor! Perampok Bersenpi di Gresik Ditembak Saat Lawan Petugas

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 25 Mei 2026 10:30 WIB
Perampok bersenpi di Gresik ditembak di kakinya saat melawan petugas
Perampok bersenpi di Gresik ditembak di kakinya saat melawan petugas/Foto: Istimewa
Gresik -

Sat Reskrim Polres Gresik meringkus satu pelaku komplotan perampok bersenjata api (senpi) yang menembak warga di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Pelaku ditembak saat melawan petugas ketika hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, pelaku berinisial F (42), warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, itu, dilumpuhkan saat hendak ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik di wilayah Kabupaten Sampang, Madura.

Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku berupaya melawan serta melarikan diri ketika akan diamankan petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lakukan tindakan tegas terukur karena pelaku mencoba melarikan diri dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan," kata AKP Arya Widjaya, Senin (25/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Arya, pelaku merupakan bagian dari komplotan perampok bersenjata yang selama ini menjadi buruan polisi dalam kasus pencurian dengan kekerasan di Driyorejo. F diketahui berperan membawa senjata api jenis revolver dan menggunakannya saat aksi perampokan pada April 2025 lalu.

"Pelaku ini yang membawa senjata api jenis Revolver yang digunakan untuk merampok," tambahnya.

Dalam pemeriksaan awal, F mengaku beraksi bersama enam pelaku lain yang hingga kini masih diburu polisi, termasuk S.A alias R dan D yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasus tersebut sebelumnya menyita perhatian publik setelah seorang warga bernama Ibnu Sandi Kusuma tertembak saat berupaya menolong korban perampokan di Jalan Raya Krikilan.

"Untuk para DPO, kita imbau agar segera menyerahkan diri. Atau kita akan melakukan tindakan tegas terukur apabila melawan dan mencoba melarikan diri," tegasnya.

Saat kejadian, lanjut Arya, komplotan pelaku merampas uang milik admin SPBU Damarasih yang hendak disetorkan ke bank. Uang sekitar Rp 130,9 juta berhasil dibawa kabur setelah pelaku melepaskan tembakan yang mengenai kaki korban penolong.

"Uang yang berhasil dibawa total 130,9 juta," pungkasnya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads