Perampok Bersenpi Tembak Warga-Gasak Rp 110 Juta di Gresik Ditangkap

Perampok Bersenpi Tembak Warga-Gasak Rp 110 Juta di Gresik Ditangkap

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Senin, 25 Mei 2026 08:44 WIB
Polisi saat melalukan olah tkp usai peristiwa penembakan fo Krikilan Driyorejo
Polisi saat melalukan olah tkp usai peristiwa penembakan fo Krikilan Driyorejo, Gresik/Foto: Istimewa
Gresik -

Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik meringkus satu pelaku perampokan bersenjata api (senpi) yang menembak warga saat beraksi di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Pelaku berinisial F (42), warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, diamankan polisi di kawasan Tanjung, Batoporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Itu setelah polisi melakukan penyelidikan dan memperoleh informasi keberadaan salah satu anggota komplotan yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, tersangka merupakan bagian dari komplotan pencurian dengan kekerasan yang beraksi di Jembatan Larangan, Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim berhasil mengamankan satu pelaku yang selama ini kami lakukan pencarian. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan untuk memburu pelaku lain," ujar AKP Arya Widjaya, Senin (25/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil interogasi awal, F mengakui melakukan aksi perampokan bersama enam orang lainnya, yakni S.A alias R, D, serta empat pelaku lain yang kini masih berstatus DPO. Polisi menyebut F memiliki peran penting dalam aksi tersebut karena membawa senjata api jenis revolver dan menggunakannya saat perampokan berlangsung.

"Pelaku ini yang telah membawa senjata api saat melakukan perampokan," tambahnya.

Sebelumnya, aksi perampokan menggunakan senjata api terjadi di Jalan Raya Krikilan, Driyorejo, Gresik. Seorang warga menjadi korban penembakan oleh komplotan perampok sadis.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, karyawan SPBU Damarasih, Junaidatur Rabiah (44) warga Waru, Sidoarjo bersama dengan karyawan lainnya bernama Hermanto mengendarai sepeda motor hendak mengirim uang untuk order BBM.

Keduanya dari SPBU Damarasih menuju ke Bank BRI Karanglo untuk menyetor tunaikan uang tersebut. Uang tersebut rencananya untuk mengorder BBM.

Saat dilokasi kejadian, tepatnya di PT Merak Jalan Raya Krikilan, keduanya dipepet oleh 4 orang menggunakan dua sepeda motor. Para pelaku tersebut menarik tas berisi Rp 110 juta yang di bawah Junaidatur.

Melihat tasnya ditarik perampok, Junaidatur berteriak meminta tolong hingga tas tersebut terjatuh hingga beberapa uang bertaburan di jalanan. Saat karyawan SPBU tersebut memungut uang yang berserakan di jalan, salah satu warga hendak menolong.

Namun, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak warga yang menolong aksi perampokan tersebut. Warga bernama Ibnu Sandi itu mengalami luka tembak di bagian kaki kanannya.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads