Brimob Asli tapi Palsu Tipu Gadis Mojokerto, Terbongkar Jelang Tunangan

Brimob Asli tapi Palsu Tipu Gadis Mojokerto, Terbongkar Jelang Tunangan

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 10 Apr 2026 08:45 WIB
Rakraian Ilham Attila (22), Brimob gadungan ditangkap setelah menipu perempuan di Mojokerto
Rakraian Ilham Attila (22), Brimob gadungan ditangkap setelah menipu perempuan di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Rakraian Ilham Attila (22) menipu gadis Mojokerto inisial CEP (24) dengan mengaku sebagai anggota Brimob Polda Sulteng. Kedoknya terbongkar menjelang rencana pertunangannya dengan korban.

Kapolsek Gedeg AKP Sukaren menuturkan, Ilham kenalan dengan CEP lewat Facebook pada November 2025. Kepada korban, pelaku mengaku anggota Brimob bernama Rio Ilham asal Banyuwangi.

Padahal, Ilham merupakan warga Dusun Kanigoro Lor, Desa Mojopilang, Kemlagi, Mojokerto. Sehari-hari ia bekerja sebagai pegawai harian lepas bagian sortir paket di perusahaan jasa ekspedisi di Surabaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku mengaku anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah," terang Sukaren kepada wartawan, Jumat (10/4/2026).

Untuk meyakinkan korban, lanjut Sukaren, Ilham mengambil foto orang lain yang perawakannya mirip dengannya. Baik foto orang lain berseragam polisi maupun pakaian sipil.

ADVERTISEMENT

Foto-foto tersebut sengaja ia posting di akun medsosnya. Ada pula foto yang dia kirim ke WhatsApp CEP. Sehingga gadis asal Desa Sidoharjo, Gedeg, Mojokerto itu jatuh hati padanya.

"Tampilan flexing pelaku menyerupai anggota Polri sehingga korban terperdaya untuk berhubungan dengan pelaku," ujarnya.

Tidak hanya itu, Ilham nekat berkunjung ke rumah CEP setelah menjalin tali asmara. Menurut Sukaren, pelaku juga mengaku sebagai anggota Brimob kepada orang tua korban.

Bahkan, Ilham mengucap janji akan melamar korban dalam bulan Syawal setelah Hari Raya Idul Fitri. Namun selama pacaran, ia mengambil banyak keuntungan dari CEP.

Sebab Ilham sudah 3 kali meniduri korban. Berikutnya, ia meminta korban utang pinjol Rp 5 juta dengan dalih untuk membayar cicilan rumah. Terakhir, Brimob gadungan ini meminta korban kredit Iphone 14 seharga Rp 19,5 juta untuk dirinya.

"Kerugian materi yang dialami korban kurang lebih Rp 24 juta," ungkap Sukaren.

Kelakuan Ilham memoroti CEP membuat orang tua korban curiga. Terlebih lagi pelaku tak kunjung kembali ke tempat dinasnya. Meskipun pelaku selalu berdalih mengambil cuti panjang untuk menyiapkan pertunangan.

"Ibu korban curiga karena pelaku mengaku cuti sejak sebelum Ramadan, sampai setelah lebaran. Alasan pelaku ambil cuti lama dengan niat melamar korban dalam bulan Syawal ini," jelas Sukaren.

Ibu korban inisial EP (47) akhirnya meminta putrinya mengundang Ilham ke rumahnya. Begitu Ilham datang pada Minggu (5/4) sekitar pukul 18.30 WIB, langsung diklarifikasi oleh orang tua korban.

Karena Ilham berkelit, orang tua korban memanggil ketua RT setempat dan polisi. Ia baru membuka kedoknya ketika diklarifikasi di Mapolsek Gedeg. EP pun membuat laporan polisi malam itu juga.

"Pelaku akan melamar korban bulan ini, batal karena ketahuan kalau bukan anggota kepolisian," cetus Sukaren.

Akibat perbuatannya, Ilham kini ditahan di Rutan Polres Mojokerto Kota. Sukaren menambahkan, tersangka dijerat dengan Pasal 492 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Kami imbau masyarakat yang putrinya ada hubungan dengan pria yang mengaku anggota Polri, bisa meminta informasi ke Bhabinkamtibmas. Jangan sampai menjadi korban yang lain," tandasnya.




(hil/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads