7 Fakta Pilu Istri di Malang Tertipu Suaminya yang Ternyata Wanita

7 Fakta Pilu Istri di Malang Tertipu Suaminya yang Ternyata Wanita

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 09 Apr 2026 09:45 WIB
IA (28) didampingi pamannya, Eko NS saat melapor ke Polresta Malang Kota terkait penipuan pernikahan sejenis
IA (28) didampingi pamannya, Eko NS saat melapor ke Polresta Malang Kota terkait penipuan pernikahan sejenis/Foto: Muhammad Aminudin.detikJatim
Malang -

Niat hati membangun rumah tangga, seorang perempuan berinisial IA (28) justru harus menelan kenyataan pahit setelah mengetahui pasangan yang dinikahinya ternyata bukan seperti yang selama ini ia yakini. Pernikahan yang berlangsung cepat itu berubah menjadi mimpi buruk hanya dalam hitungan hari.

Kasus ini pun mencuat setelah IA bersama keluarganya melapor ke Polresta Malang Kota. Tak hanya dugaan penipuan identitas, muncul pula indikasi ancaman hingga kekhawatiran adanya modus lain yang lebih serius di balik hubungan tersebut.

Berikut fakta-fakta yang terungkap:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kenalan Singkat hingga Mantap Menikah

IA berkenalan dengan sosok yang mengaku bernama Rey pada awal Februari 2026 di sebuah kafe di kawasan Kota Batu, lalu hubungan mereka berkembang cepat hingga berpacaran di Hari Valentine dan berujung pada pernikahan siri hanya dalam waktu kurang dari dua bulan.

Selama masa pendek itu, korban sama sekali tidak menaruh curiga karena pelaku dinilai sangat meyakinkan sebagai seorang pria dari cara bicara hingga penampilan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

"Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli. Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria," ujar IA saat ditemui wartawan di Polresta Malang Kota.

2. Kedok Terbongkar Saat Malam Pertama

Kenyataan mengejutkan baru terungkap saat keduanya hendak menjalani malam pertama setelah menikah siri pada 3 April 2026, di mana IA mendapati bahwa sosok yang dinikahinya ternyata seorang perempuan sehingga membuatnya syok dan menangis.

Momen tersebut menjadi titik balik yang menghancurkan harapan IA untuk membina rumah tangga yang selama ini ia bayangkan bersama pasangan yang diyakininya seorang pria.

"Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis, karena dibohongi," ucap IA.

3. Sempat Janjikan Rumah hingga Lamborghini

Sebelum pernikahan berlangsung, pelaku diketahui kerap memberikan janji-janji manis kepada korban, mulai dari hadiah rumah hingga mobil mewah Lamborghini yang disebut sudah dibeli dan akan diberikan saat hari pernikahan sebagai bentuk keseriusan hubungan.

Janji tersebut membuat korban semakin yakin untuk melangkah ke jenjang pernikahan, meskipun pada akhirnya semua itu tidak pernah terwujud dan justru menjadi bagian dari dugaan penipuan.

"Dijanjikan mobil Lamborghini sama rumah, katanya sudah dibayar dan akan didatangkan pada tanggal pernikahan," ujar IA kepada wartawan di Polresta Malang Kota.

4. Kejanggalan Sudah Terasa Sebelum Nikah

Sebenarnya, sejumlah kejanggalan sudah sempat dirasakan IA sebelum pernikahan siri digelar, salah satunya tidak adanya satu pun anggota keluarga dari pihak Rey yang hadir dengan alasan sedang berduka karena ada kerabat yang meninggal dunia.

Selain itu, identitas asal-usul pelaku juga dinilai tidak jelas karena mengaku berasal dari Jakarta, namun pernah mengajak korban ke sebuah rumah di Kota Batu yang disebut sebagai tempat ia dibesarkan.

"Keluarganya gak ada yang datang. Dulu pernah saya pernah diajak ke Kota Batu, ke rumah orang yang selama ini membesarkan Rey. Kalau aslinya, Rey mengaku asal Jakarta," beber IA.

5. Sempat Diajak ke Kamboja, Muncul Dugaan Modus Lain

Di balik hubungan tersebut, korban juga sempat diminta untuk membuat paspor dengan alasan akan diajak ke Kamboja untuk mengantar pelaku berobat, hal ini kemudian menimbulkan kecurigaan dari pihak keluarga dan pendamping korban terkait kemungkinan adanya modus lain seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kekhawatiran ini semakin menguat mengingat maraknya kasus serupa dengan iming-iming tertentu untuk membawa korban ke luar negeri.

"Kami juga khawatir ada indikasi lain, karena sebelum pernikahan, korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja dengan dalih berobat. Ini yang membuat kita curiga, apalagi sekarang marak kasus seperti itu," ujar Eko NS selaku pendamping korban.

6. Pelaku Kabur dan Diduga Sempat Mengancam

Setelah identitasnya terbongkar, pelaku langsung melarikan diri dari rumah korban, bahkan diduga sempat mengirim orang untuk menjemput IA serta melayangkan ancaman agar kasus tersebut tidak dilaporkan ke polisi.

Kondisi ini membuat keluarga korban mengambil tindakan tegas dengan mengusir pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib demi keamanan korban.

"Langsung diusir oleh keluarga korban karena ada indikasi pengancaman. Dia bilang kalau korban lapor ke polisi, dia juga akan laporkan ke polisi," ujar Eko kepada wartawan di Polresta Malang Kota.

7. Korban Trauma dan Takut

Akibat kejadian tersebut, IA mengalami trauma dan ketakutan hingga memilih lebih banyak berdiam diri di rumah, terlebih setelah adanya upaya penjemputan oleh orang suruhan pelaku yang membuatnya merasa terancam.

Kondisi psikologis korban menjadi perhatian keluarga sehingga langkah hukum ditempuh untuk memberikan rasa aman dan keadilan.

"Sempat saya mau dijemput orang suruhan pelaku. Saya takut karena diancam akan dilaporkan ke polisi juga," ucap IA.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada," pungkas AKP Rahmad Aji Prabowo.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Keseruan AICE Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Akhirnya Sampai di Malang!"
[Gambas:Video 20detik] (irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads