Kasus ledakan petasan di sejumlah wilayah di Pamekasan selama sepekan terakhir jadi atensi serius aparat kepolisian. Dari rangkaian kejadian itu, ada sebanyak 7 orang yang menjadi korban.
Ketujuh korban ledakan petasan di Pamekasan itu, salah satunya berasal dari Tlesah, 5 orang berasal dari Plakpak, dan satu orang lagi berasal dari Duko Timur, Kecamatan Larangan.
Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto menyampaikan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menangkap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total pelaku yang sudah kami amankan sebanyak 7 orang," ujarnya kepada detikJatim, Senin (23/3/2026).
Selain sudah menangkap 7 orang, polisi masih memburu 3 orang lain yang diduga terlibat dalam ledakan petasan itu dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Masih ada tiga orang yang saat ini berstatus DPO dan dalam pengejaran petugas," tambahnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain atau membuat petasan berbahaya, terutama yang berpotensi menimbulkan ledakan besar dan membahayakan keselamatan.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya selama momen libur dan perayaan, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.
