Aksi kejahatan menyasar anak-anak terjadi di Malang. Seorang wanita tak dikenal tega memperdaya seorang bocah perempuan berusia 5 tahun dan membawa kabur sepasang anting emas milik korban.
Peristiwa ini terjadi di sebuah Pos Kamling yang terletak di Dusun Plalar RT 004 RW 005 pada Kamis (12/3/2026) pagi. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus berpura-pura meminjam perhiasan korban.
Kapolsek Pakis AKP Suyanto membenarkan adanya laporan mengenai kejadian tersebut. Pihaknya telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan saksi-saksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah mendatangi TKP dan bertemu langsung dengan korban serta orang tuanya. Benar bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian (penjambretan) dengan korban anak di bawah umur," ujar Suyanto kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Kapolsek menyatakan, bahwa berdasarkan keterangan orang tua korban, Tirto Agus Santoso (51), insiden bermula saat korban sedang asyik bermain bersama tiga orang temannya di depan Pos Kamling setempat sekitar pukul 10.00 WIB.
Tiba-tiba, seorang wanita asing mendekati korban. Dengan gaya membujuk, pelaku mengatakan ingin meminjam anting-anting yang tengah dikenakan oleh bocah malang tersebut.
"Pelaku kemudian melepas paksa anting-anting milik korban. Setelah berhasil, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian," jelas Suyanto.
Akibat kejadian ini, korban kehilangan dua buah anting emas dengan berat total 0,5 gram. Meski secara materiil kerugian tidak mencapai jutaan rupiah, tetapi trauma psikologis pada anak menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, petugas telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku. Yakni perempuan dengan rentang usia 25 sampai 30 tahun.
Pelaku juga diketahui memiliki tinggi badan sekitar 155 centimeter, dengan menggunakan baju warna merah muda (pink) dan memakai masker.
Polsek Pakis saat ini tengah melakukan upaya ungkap kasus dengan menganalisa situasi di sekitar TKP serta mencari petunjuk tambahan dari saksi-saksi yang melihat keberadaan wanita dengan ciri-ciri tersebut.
Selain memburu pelaku, Suyanto mengaku pihaknya juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga.
Agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak saat bermain, terutama jika mengenakan perhiasan yang mencolok.
"Kami mengimbau para orang tua agar lebih berhati-hati. Sebaiknya anak-anak tidak dipakaikan perhiasan berlebih saat bermain di luar rumah guna menghindari niat jahat pelaku kriminal," pungkasnya.
