Komandan Kodim 0807 Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio meminta maaf atas perbuatan anggota Koramil Pakel yang melakukan aksi pembobolan sejumlah minimarket. TNI mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan denpom dan pengadilan militer.
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan permohonan maaf terhadap pihak-pihak yang mungkin dirugikan karena kejadian ini. Saya ingin menegaskan bahwasanya memang benar adanya oknum TNI AD yang melakukan pencurian di supermarket di Tulungagung. Inisialnya AM, anggota Koramil 10 Pakel," kata Letkol Arh Hanny, Senin (9/3/2026).
Menurutnya, saat ini peoses hukum terhadap pelaku masih berjalan dan ditangani oleh Sub Datasemen Polisi Militer (Subdenpom) V/1-6 Tulungagung. Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena menjalani perawatan di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti juga setelah yang bersangkutan sembuh, nanti akan segera diambil keterangan oleh pihak Subdenpom. Jadi pada intinya, Kodim 0807, Korem 081 dan Kodam V Brawijaya. Pada intinya kita akan melaksanakan proses hukum kepada yang bersangkutan sehingga tidak ada istilahnya 'kok ditutup-tutupi', tidak," jelasnya.
Dijelaskan penangkapan pelaku AM dilakukan pada Sabtu (7/3/2026) dini hari oleh anggota Satreskrim Polres Tulungagung dan masyarakat di Alfamart Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Pelaku tertangkap tangan usai bobol atap dan brankas toko.
Sebelumnya rentetan kasus pembobolan minimarket terjadi di berbagai lokasi di Tulungagung dan Trenggalek. Aksi pelaku cenderung bersih dan sulit terlacak.
"Kami belum bisa memastikan berapa jumlah minimarket yang dibobol pelaku. Masih didalami," jelasnya.
(auh/hil)











































