Pasutri Pengusaha Ditebas Parang di Jombang, Uang Rp 10 Juta Raib

Pasutri Pengusaha Ditebas Parang di Jombang, Uang Rp 10 Juta Raib

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 14:17 WIB
Lokasi pasutri ditebas parang di Jombang
Lokasi pasutri ditebas parang di Jombang/Foto: Istimewa
Jombang -

Pasangan suami istri (Pasutri) Loo Sianturi (67) dan Lilik Anggraini (62) ditebas parang oleh gerombolan perampok di Jombang. Pengusaha toko sembako ini menderita sejumlah luka bacok, uangnya Rp 10 juta juga dirampas para pelaku.

Perampokan bersenjata tajam ini terjadi di Jalan Dusun/Desa Sumobito, Kecamatan Sumobito, Jombang pada Rabu (25/2) sekitar pukul 17.40 WIB. Saat itu, Loo dan Lilik perjalanan pulang dari mengelola bisnis mereka, yaitu Toko Sembako Sumber Hidup.

Pasangan lansia ini melaju santai mengendarai sepeda motor Honda Prima. Di pertigaan TK Kartika IV-56, Jalan Dusun Sumobito sekitar pukul 17.40 WIB, mereka ternyata sudah ditunggu empat pelaku yang boncengan menggunakan dua sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu Loo dan Lilik melintas, para pelaku langsung menyergapnya. Dua pria yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU hitam memepet korban dari sisi kanan. Sedangkan dua pelaku lainnya mengendarai Honda Vario putih menabrak motor korban dari belakang.

ADVERTISEMENT

"Kemudian tasnya korban direbut, dibacok beberapa kali, direbut lagi, dibacok lagi beberapa kali. Yang dibacok istri dan suaminya," terang Makin (61), saksi mata yang juga warga Dusun Sumobito kepada wartawan di lokasi perampokan, Kamis (26/2/2026).

Kawanan perampok ini langsung balik arah setelah berhasil merampas tas berisi uang Rp 10 juta dari tangan Lilik. Keempat pelaku kabur melewati jalan yang sama. Menurut Makin, sejumlah warga yang melihat langsung perampokan sadis ini tak berani menolong korban.

"Warga mau bantu, mau mukuli takut. Karena pelaku mengacung-acungkan parangnya. Saya ambil alat (celurit) di dalam rumah, saat keluar lagi, pelaku sudah pergi," ungkapnya.

Selain kehilangan uang Rp 10 juta, kata Makin, Lilik juga menderita beberapa luka bacok di tangan kirinya. Sedangkan punggung suaminya terkena sabetan parang pelaku.

"Tangan kiri korban luka parah, dibungkus baju suaminya, lalu dibawa ke Puskesmas Sumobito," cetusnya.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo membenarkan saat dirampok, Loo dan Lilik pulang dari Toko Sembako Sumber Hidup. Menurutnya, 2 pelaku yang bersenjata parang adalah penumpang Satria dan Vario. Salah satunya menarik tas kertas berisi uang Rp 10 juta yang dibawa Lilik.

"Tangan kiri korban dibacok karena berusaha mempertahankan uangnya. Suaminya menolong juga dibacok pelaku mengenai punggungnya," jelasnya.

Bagus menambahkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki identitas para pelaku. Menurutnya, olah TKP, pengumpulan bukti hingga pemeriksaan para saksi telah dilakukan.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads