7 Fakta Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Eks Aspol Jombang

7 Fakta Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Eks Aspol Jombang

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 26 Feb 2026 10:15 WIB
Evakuasi mayat ibu dan anak di bekas bangunan aspol Desa Rejoagung, Ploso, Jombang
Evakuasi mayat ibu dan anak di bekas bangunan aspol Desa Rejoagung, Ploso, Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Jombang -

Warga Dusun/Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan dua mayat perempuan di kolam bekas asrama Polri (Aspol) yang sudah lama tak digunakan. Korban diketahui merupakan ibu dan anak berusia lima tahun yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Selain tanpa busana, kondisi kulit kedua mayat tampak melepuh dan sebagian menghitam, memunculkan dugaan kuat adanya unsur kekerasan sebelum keduanya meninggal dunia. Polisi kini masih mendalami kasus ini sambil menunggu hasil autopsi dokter forensik.

Berikut Fakta-fakta Penemuan Mayat Ibu dan Anak di Eks Aspol Jombang:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Ditemukan di Kolam Bekas Aspol

Dua mayat perempuan ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB di kolam bangunan bekas asrama Polri yang sudah lama tidak ditempati, dengan posisi tubuh miring dan saling berhadapan di dalam kolam tersebut.

"Ini asrama Polri yang sudah lama tidak dipakai. Kondisi mayat agak melepuh dan kayak belang-belang merah. Tidak ada yang kenal, sepertinya bukan warga sini," jelas Ketua RT 3 Dusun Rejoagung, Zamroni kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

2. Kondisi Mayat Tanpa Busana dan Kulit Melepuh

Saat ditemukan, kedua korban dalam keadaan tanpa busana dengan sebagian kulit tampak melepuh dan menghitam, yang secara kasat mata menunjukkan adanya paparan panas atau api.

"Dari visual sekilas ada beberapa bagian kulit yang terbakar. Akan diperiksa dokter forensik," beber Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robi Alexander.

3. Ditemukan Dua Botol Diduga Berisi Bensin

Dugaan ibu dan anak tersebut dibakar diperkuat dengan temuan dua botol di lokasi kejadian, satu di antaranya masih berisi penuh bensin, sementara satu botol lainnya dalam kondisi kosong.

"Botol ini diduga berisi BBM, masih kami amankan sementara. Kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui ini pembunuhan atau apa," terangnya.

4. Mayat Diperkirakan Sudah Lebih dari Dua Hari

Polisi menduga jasad ibu dan anak tersebut telah berada di lokasi lebih dari dua hari, yang ditandai dengan adanya perubahan warna kulit hitam akibat proses pembusukan.

"Karena ada saksi yang menemukan motor korban sudah lebih dari 2 hari di TKP sini," tuturnya.

5. Polisi Telusuri Identitas Lewat Sepeda Motor

Untuk mengungkap identitas korban, polisi menelusuri kepemilikan sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO yang ditemukan di pintu masuk gedung bekas aspol.

"Di TKP tadi kami temukan sepeda motor, setelah kami selidiki, kami dapat suami jenazah tersebut," terangnya kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Jombang, Rabu (25/2/2026).

Akhirnya terungkap kedua mayat diduga berinisial SY (36) dan NCQ (5), warga Desa Balonggebang, Gondang, Nganjuk, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh suami korban dua hari sebelum penemuan jasad.

"Namun, secara ilmiah belum bisa kami dapatkan identitas. Dugaan kuat memang ini ibu dan anak, alamat Nganjuk," jelas Dimas.

6. Sidik Jari Rusak, Identifikasi Lanjut Tes DNA

Proses identifikasi terkendala karena sidik jari korban sudah rusak, sehingga polisi menyiapkan opsi pemeriksaan DNA untuk memastikan identitas kedua korban.

"Sampai saat ini kami upayakan pembacaan sidik jari. Kalau tetap tidak terbaca, kami lakukan tes DNA atau data-data lain," ujarnya.

7. Keluarga Yakin Korban Adalah SY dan Anaknya

Adik kandung SY meyakini dua mayat tersebut adalah kakak dan keponakannya, berdasarkan ciri-ciri jenazah serta sepeda motor yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Keyakinan dari motor yang ditemukan di lokasi, pelat nomornya dan ciri-ciri jenazah," ungkapnya di RSUD Jombang.

Keluarga membenarkan bahwa SY dan anaknya meninggalkan rumah sejak Selasa (24/2) subuh dan sempat dicari keliling Nganjuk sebelum akhirnya dilaporkan hilang.

"Baru tadi siang suaminya melaporkan kehilangan karena menunggu 24 jam," tandasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Peran 4 Tersangka Kasus Pertanian Ganja di Jombang"
[Gambas:Video 20detik]
(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads