Mayat Ibu-Anak Asal Nganjuk di Bangunan Aspol Jombang Bekas Dibakar

Mayat Ibu-Anak Asal Nganjuk di Bangunan Aspol Jombang Bekas Dibakar

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 19:38 WIB
Evakuasi mayat ibu dan anak di bekas bangunan aspol Desa Rejoagung, Ploso, Jombang
Evakuasi mayat ibu dan anak di bekas bangunan aspol Desa Rejoagung, Ploso, Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Mayat ibu dan anak asal Nganjuk ditemukan warga di bekas asrama Polri (Aspo) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang. Polisi menemukan indikasi kedua korban bekas dibakar.

Mayat ibu dan anak ini ditemukan di dalam bekas gedung aspol, tepatnya di bagian kolam. Kedua mayat dalam keadaan tanpa busana dan sebagian kulitnya melepuh. Posisi kedua mayat miring sehingga saling berhadapan.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan, mayat ibu dan anak ini diduga dibakar di dalam kolam. Namun, pihaknya menunggu hasil autopsi oleh dokter forensik di RSUD Jombang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari visual sekilas ada beberapa bagian kulit yang terbakar. Akan diperiksa dokter forensik," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dugaan ibu dan anak ini dibakar, diperkuat dengan temuan barang bukti 2 botol bensin. Salah satu botol masih berisi penuh bensin, sedangkan botol satunya sudah kosong.

"Botol ini diduga berisi BBM, masih kami amankan sementara. Kami lakukan penyelidikan untuk mengetahui ini pembunuhan atau apa," terangnya.

Sedangkan beberapa warna hitam pada kedua mayat, menurut Dimas, diduga karena pembusukan. Sebab jasad ibu dan anak ini diperkirakan lebih dari 2 hari di kolam bekas aspol.

"Karena ada saksi yang menemukan motor korban sudah lebih dari 2 hari di TKP sini," tandasnya.

Sebelumnya, dua mayat perempuan ditemukan warga di bekas asrama Polri (Aspo) Dusun/Desa Rejoagung, Ploso, Jombang. Keduanya teridentifikasi bernama Sri Kusyanti (36), dan NCQ (5) asal Nganjuk.

Saat ditemukan, mayat berada di bagian kolam. Kedua mayat dalam keadaan tanpa busana dan sebagian kulitnya melepuh. Posisi kedua mayat miring sehingga saling berhadapan.

Ketua RT 3 Dusun Rejoagung, Zamroni menjelaskan, mayat perempuan dewasa dan anak ini ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi kedua mayat tanpa busana.

"Ini asrama Polri yang sudah lama tidak dipakai. Kondisi mayat agak melepuh dan kayak belang-belang merah. Tidak ada yang kenal, sepertinya bukan warga sini," jelasnya kepada wartawan di lokasi, Rabu (25/2/2026).




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads