Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Gus Idris soal Dugaan Pelecehan Pekan Ini

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Gus Idris soal Dugaan Pelecehan Pekan Ini

Muhammad Aminudin - detikJatim
Rabu, 25 Feb 2026 16:40 WIB
Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana
Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) menyeret konten kreator dan pendakwah Muhammad Idris Al-Marbawy terus bergulir. Polisi menjadwalkan pemanggilan Gus Idris sebagai terlapor pekan ini.

"Untuk laporan atas nama Gus Idris sendiri Insyaallah dijadwalkan pemeriksaan pada minggu ini," ujar Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana kepada detikJatim, Rabu (25/2/2026).

Yulistiana mengaku, pemanggilan Gus Idris berkaitan dengan laporan korban adanya dugaan TPKS yang dialami saat menjalani syuting konten bersama terlapor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporannya TPKS, ada lima korban yang sudah dimintai keterangan," tegasnya.

Satuan Reserse PPA Polres Malang juga terus melakukan pendalaman terkait adanya dugaan tindak pidana tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, mereka adalah kru atau tim konten kreator dari Gus Idris.

ADVERTISEMENT

"Kita terus melakukan pendalaman, pemeriksaan terhadap kru atau tim yang bersangkutan, juga telah kita lakukan," bebernya.

Yulistiana juga mengungkapkan, pihaknya juga mengagendakan proses assessment terhadap para korban.

Langkah ini, untuk mengetahui dampak psikologi yang dialami korban, sekaligus upaya pemulihan mental sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

"Insyaallah Rabu besok, juga dilakukan assessment psikologi terhadap korban," ungkapnya.

Setidaknya, ada lima orang yang telah dimintai keterangan, mereka adalah korban sekaligus saksi.

"Ada lima orang yang sudah kita periksa, mereka korban dan saksi," ujar Yulistiana.

Yulistiana menyebut, ada dua perkara yang tengah diselidiki berdasarkan laporan korban. Yakni dugaan TPKS yang melibatkan Gus Idris dan asistennya.

"Dua-duanya jalan (laporan) terkait dugaan TPKS, yakni kepada Gus Idris dan asisten pribadinya. Keduanya sebagai terlapor," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah model perempuan mengaku mengalami dugaan TPKS saat menerima job pemeran dalam konten sumpah pocong yang dibuat Gus Idris.

Salah satu terduga korban mengungkapkan pengalaman pahitnya melalui akun media sosialnya @sovinovitav.

"Hati-hati yah para muse, terutama muse Malang. Hati-hati dengan tawaran shooting atau butuh talent di daerah pondok pesantren atau daerah Pakis dengan tema 'sumpah pocong'," demikian tulisnya di akun media sosialnya.

Gus Idris telah membantah tuduhan yang viral di media sosial itu. Gus Idris juga mengaku akan kooperatif jika perkara itu dibawa ke ranah hukum.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads