Asisten Gus Idris Ikut Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual

Asisten Gus Idris Ikut Dilaporkan Dugaan Kekerasan Seksual

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 24 Feb 2026 22:20 WIB
Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana
Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana (Foto: Muhammad Aminudin.detikJatim)
Malang -

Kasus dugaan kekerasan seksual sejumlah perempuan yang menyeret pendakwah Muhammad Idris Al-Marbawy, atau yang akrab disapa Gus Idris terus bergulir di Polres Malang. Terbaru, asisten Gus Idris juga turut dilaporkan.

Kasat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Malang, AKP Yulistiana Sri Iriana menyampaikan, sebanyak lima korban telah melaporkan dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang dialamatkan kepada Gus Idris dan asistennya.

Yulistiana menambahkan kedua perkara tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporannya ada dua terkait dugaan TPKS, yakni kepada Gus Idris dan asisten pribadinya. Keduanya sebagai terlapor," kata Yulistiana saat dikonfirmasi di ruang Satres PPA Polres Malang, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Yulistiana, pihaknya telah memanggil untuk meminta keterangan Gus Idris sebagai saksi atas laporan dugaan TPKS yang menyeret asistennya.

"Sudah kita mintai keterangan Gus Idris sebagai saksi atas laporan TPKS dengan terlapor asistennya," tuturnya.

Yulistiana menambahkan, pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan Gus Idris sebagai terlapor adanya dugaan TPKS yang sudah dilaporkan korban.

"Untuk laporan atas nama Gus Idris sendiri Insya Allah dijadwalkan pemeriksaan pada minggu ini," imbuhnya.

Ditanya mengapa ada dua laporan dugaan TPKS ?. Yulistiana mengaku, bahwa diduga ada keterkaitan antara asisten dan Gus Idris saat di lokasi syuting, dimana disampaikan korban menjadi lokasi dugaan TPKS terjadi.

"Jadi disampaikan korban dugaan TPKS terjadi lokasi syuting. Kemudian yang dilaporkan asisten dan Gus Idris," jawabnya.

Hari ini, Satres PPA Polres Malang tengah meminta keterangan sejumlah saksi berkaitan dengan dugaan TPKS yang dilakukan Gus Idris dan asistennya.

"Dua-duanya jalan (laporan), hari ini dijadwalkan interogasi crew atau tim Gus Idris," tegasnya.

Seperti diberitakan, sejumlah model perempuan mengalami dugaan kekerasan seksual saat menerima job pemeran dalam konten sumpah pocong yang dibuat Gus Idris.

Salah satu terduga korban mengungkapkan pengalaman pahitnya melalui akun media sosialnya @sovinovitav.

"Hati-hati yah para muse, terutama muse Malang. Hati-hati dengan tawaran shooting atau butuh talent di daerah pondok pesantren atau daerah Pakis dengan tema sumpah pocong," demikian tulisnya di akun media sosialnya.

Gus Idris sendiri telah membantah tuduhan yang viral di media sosial itu. Gus Idris juga mengaku akan kooperatif jika perkara itu dibawa ke ranah hukum.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads