Gus Idris Siap Kooperatif Jika Dilaporkan Soal Dugaan Pelecehan Model

Gus Idris Siap Kooperatif Jika Dilaporkan Soal Dugaan Pelecehan Model

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 20:30 WIB
Gus Idris Siap Kooperatif Jika Dilaporkan Soal Dugaan Pelecehan Model
Gus Idris saat menyampaikan klarifikasi tentang kabar viral dugaan pelecehan seksual berkedok konten YouTube Sumpang Pocong. (Foto: tangkapan layar/dok. @gusidrisofficial)
Malang -

Konten kreator sekaligus pendakwah Muhammad Idris Al-Marbawy atau Gus Idris mengaku siap mengikuti proses hukum. Jika dugaan pelecehan yang menyeret namanya dilaporkan ke polisi.

"Kalau memang ada yang merasa keberatan dan melapor, Gus Idris siap. Kita akan sama-sama membuktikan kebenarannya," kata kuasa hukum Gus Idris, Guntur Abdi Wijaya kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Menurut Guntur, Gus Idris disebut merupakan sosok yang mengikuti segala aturan yang memang diberlakukan. Pihaknya juga mengaku siap menghadapi jika ada pelaporan yang berkaitan dengan kliennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang ada apa-apa kita sudah siap. Dalam artian Gus Idris sendiri kan orangnya taat hukum, taat aturan," tuturnya.

Guntur juga menyatakan, jika memang ada dugaan tindak pidana berkaitan dengan kliennya, semestinya melapor. Namun sejauh ini langkah tersebut belum ada.

ADVERTISEMENT

"Intinya kalau memang merasa ada pelecehan (maksudnya ya) silakan melapor. Tapi saat ini, sampai detik ini belum ada (laporan)," tegasnya.

Disinggung soal klarifikasi Gus Idris yang membantah telah melakukan pelecehan, meskipun terduga korban tak menyebut identitasnya ?.

Guntur membeberkan, bahwa memang tidak keseluruhan dalam unggahan di media sosial menyebut nama Gus Idris.

Namun, kata Guntur, bahwa terdapat unggahan lain di media sosial yang menyebutkan nama Gus Idris dan bukan dari pihak yang pertama kali membuat pernyataan.

Karena unggahan yang telah beredar di media sosial diakui membawa dampak cukup luar biasa kepada kliennya.

"Sebetulnya di akun sosial media lain ada yang langsung menyebut nama beliau (Gus Idris), saya ada buktinya. Tapi bukan dari pihak yang awal untuk yang streaming itu, itu memang dia tidak menyebut," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Guntur juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi atau terbukti jelas kebenarannya.

Menurut Guntur, pemberitaan yang tidak akurat dapat memicu kegaduhan dan merugikan banyak pihak.

"Dengan berita-berita yang kurang benar, akhirnya menimbulkan kegaduhan. Masyarakat seharusnya lebih bijak menyikapi informasi," ujarnya.

Sebelumnya Gus Idris menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @gusidrisofficial, pada Rabu, 4 Februari 2026. Kolom komentar pada unggahan itu dinonaktifkan, sementara di bagian keterangan video, ini yang dia tulis.

"Klarifikasi resmi Gio Production untuk disebarluaskan kepada publik. Semoga bisa menjawab framing dan tuduhan tanpa bukti yang sudah telanjur viral."

Lewat video klarifikasi yang dia kirimkan, Gus Idris membuka pernyataan dengan menanggapi tuduhan yang beredar di media sosial.

"Bismillahirahmanirahim, melalui pernyataan ini saya ingin menanggapi mengenai tuduhan-tuduhan pelecehan seksual yang beredar di media sosial. Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya," ujar Gus Idris.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads