Minimarket di Tulungagung Kembali Jadi Sasaran Maling

Minimarket di Tulungagung Kembali Jadi Sasaran Maling

Adhar Muttaqin - detikJatim
Rabu, 11 Feb 2026 17:15 WIB
Minimarket di Tulungagung dibobol maling.
Minimarket di Tulungagung dibobol maling. Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Kasus pembobolan minimarket berjaringan kembali terjadi di Kabupaten Tulungagung. Setelah Alfamart Ringinpitu, kini pembobolan terjadi di Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut.

Kanitreskrim Polsek Ngunut AKP Samsul Muarif mengatakan kejadian pencurian dengan pemberatan tersebut diketahui pertama kali oleh karyawan toko.

"Diketahui pertama sekitar pukul 6.30 WIB oleh karyawan saat hendak buka toko. Saat itu, ia melihat etalase kasir berantakan," kata AKP Samsul, Rabu (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karyawan selanjutnya melakukan pemeriksaan di dalam dan diketahui sejumlah barang-barang berupa rokok di etalase telah hilang. Selain itu, plafon gudang dalam kondisi jebol.

ADVERTISEMENT

"Kejadian kemudian dilaporkan ke Polsek Ngunut sekitar pukul 8.00 WIB, dan kami tindaklanjuti dengan mendatangi TKP," ujarnya.

Dari hasil olah TKP, pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara menjebol atap dan plafon. Selanjutnya, pelaku mematikan mesin DVR Video Recorder (DVR) CCTV dan menguras rokok.

"Untuk jumlah kerugian masih dalam penghitungan. Sementara yang diketahui hilang adalah rokok," imbuhnya.

Samsul menambahkan, pelaku diduga juga hendak membuka brankas. Namun, upaya tersebut gagal.

"Nggak berhasil," jelasnya.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Ngunut masih melakukan serangkaian proses penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian tersebut.

"Masih kami selidiki, semoga bisa segera kami tangkap pelakunya," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, aksi pencurian minimarket juga terjadi di Alfamart Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. Di lokasi tersebut komplotan pelaku masuk ke dalam toko dengan menjebol tembok dan menguras barang nilai tinggi, seperti rokok, rokok elektrik, kosmetik, dan barang lain dengan total kerugian Rp 92,6 juta.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads