Ini Motif ASN Lempar Batu ke Bus Trans Jatim di Gresik

Ini Motif ASN Lempar Batu ke Bus Trans Jatim di Gresik

Jemmi Purwodianto - detikJatim
Minggu, 18 Jan 2026 12:33 WIB
Ini Motif ASN Lempar Batu ke Bus Trans Jatim di Gresik
Rekaman CCTV pemotor lempar batu kaca bus Trans Jatim Koridor IV Gresik-Lamongan. (Foto: Istimewa)
Gresik -

Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi pelemparan batu terhadap Bus Trans Jatim Koridor 4 di wilayah Manyar, Gresik. Pelaku yang merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SD (49) mengaku nekat melakukan aksinya karena faktor kekesalan di jalan raya.

Kanit Resmob Polres Gresik Ipda M Asraf menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku merasa ruang geraknya saat berkendara sering terganggu oleh kehadiran bus itu.

"Pelaku sudah kami amankan. Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengaku kesal karena merasa hampir tertabrak dan sering dipepet bus saat melintas di jalur tersebut," kata Asraf, Minggu (18/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden pelemparan itu sendiri terjadi saat pelaku sedang berkendara menuju arah Kota Gresik. Ketika berpapasan dengan Bus Trans Jatim yang datang dari arah berlawanan, SD merasa bus itu melaju terlalu ke kanan hingga membahayakan posisinya.

"Pelaku merasa terancam keselamatannya. Ia menghindar, lalu melempar batu ke arah bus hingga mengenai kaca bagian kanan sampai pecah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Atas tindakannya yang membahayakan nyawa orang lain tersebut, Asraf mengimbau agar pengguna jalan tidak mudah terpancing emosi dan melakukan tindakan main hakim sendiri.

"Apapun alasannya, tindakan main hakim sendiri di jalan raya sangat berbahaya. Kami harap masyarakat bisa lebih menahan diri dan menyerahkan persoalan lalu lintas kepada aparat," pungkasnya.

Sebelumnya, bus Trans Jatim Koridor IV (Gresik-Lamongan) menjadi korban aksi vandalisme pemotor tak dikenal di Jalan Raya Deandles (area JIIPE). Bus itu dilempar batu hingga kaca bagian kanan retak.

Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq membenarkan peristiwa itu. Dia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi sekitar pukul 06.16 WIB.

"Pagi tadi sekitar jam 6 lebih. Yang rusak kaca sebelah kanan bisa di barisan kedua atau ketiga penumpang," kata Rofiq saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (15/1).

Saat kejadian, Rofiq menyebut ada 18 penumpang. Bus Transjatim dengan kode lambung JTM 404 dari Gresik mengarah ke Tujuan Terminal Paciran Lamongan, melaju dengan kecepatan wajar 48 km/jam.

"Pada saat akan mendahului truk depannya dari arah berlawanan terdapat pengendara roda dua yang melempar batu ke arah kaca bus sehingga kaca bus retak," jelaanya.

Rofiq memastikan tidak ada korban jiwa akibat aksi tersebut. Pihaknya juga telah memiliki rekaman CCTV yang merekam OTK melempar batu ke arah bus.

"Penumpang dalam keadaan aman tanpa luka luka. Pramugara dan Pramudi juga dalam keadaan aman tanpa luka. Penumpang dipindahkan ke bus berikutnya untuk kembali dapat melanjutkan perjalanan," terangnya.

"Oleh operator juga sudah dilaporkan tadi ke Polsek setempat kalau tidak salah Polsek Manyar," tandasnya.




(ihc/dpe)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads