Bus Trans Jatim Koridor 4 diteror lemparan batu saat melintas di kawasan Jalan Industri Internasional (JIIPE), Kecamatan Manyar, Gresik pada Kamis (15/2026). Akibat lemparan batu itu kaca bus sampai retak.
Peristiwa itu terjadi saat bus dipenuhi penumpang yang berangkat beraktivitas. Penumpang rata-rata merupakan pekerja dan pelajar. Tanpa peringatan, sebuah batu melayang dan menghantam kaca sisi kanan bus.
Batu itu tepatnya menghantam kaca nomor dua dari bagian depan. Insiden ini sontak memicu kepanikan di dalam bus meski tidak ada penumpang yang mengalami luka akibat insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari rekaman CCTV di samping bus, pelaku pelemparan batu itu merupakan seorang pengendara sepeda motor. Setelah melempar batu itu pelaku langsung melarikan diri.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dishub Jatim setelah mendapat laporan tersebut. Teror pelemparan batu ini pun viral di media sosial.
"Setelah kami cek CCTV-nya, kami langsung identifikasi nopol motor. Setelah itu kami cari pelakunya," beber Arya.
Arya menambahkan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan. Pihaknya masih mendalami motif yang bersangkutan melemparkan batu ke bus Trans Jatim tersebut.
"Sudah kami amankan, masih kami gali keterangan pelaku terkait alasan melempari batu," pungkasnya.
Sebelumnya, Kabid Angkutan Jalan Dishub Jatim, Ainur Rofiq membenarkan peristiwa pelemparan batu ke Bus Trans Jatim Koridor IV tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.16 WIB, Kamis (15/1/2026).
"Pagi tadi sekitar jam enam lebih. Yang rusak kaca sebelah kanan bisa di barisan kedua atau ketiga penumpang," kata Rofiq saat dikonfirmasi detikJatim, Kamis (15/1/2026).
Saat kejadian, Rofiq menyebut ada 18 penumpang. Bus Transjatim dengan kode lambung JTM 404 dari Gresik mengarah ke Tujuan Terminal Paciran Lamongan, melaju dengan kecepatan wajar 48 km/jam.
"Pada saat akan mendahului truk depannya dari arah berlawanan terdapat pengendara roda dua yang melempar batu ke arah kaca bus sehingga kaca bus retak," jelasnya.
Rofiq memastikan tidak ada korban jiwa akibat aksi tersebut. Pihaknya juga telah memiliki rekaman CCTV yang merekam OTK melempar batu ke arah bus.
"Penumpang dalam keadaan aman tanpa luka luka. Pramugara dan Pramudi juga dalam keadaan aman tanpa luka. Penumpang dipindahkan ke bus berikutnya untuk kembali dapat melanjutkan perjalanan," terangnya.
"Oleh operator juga sudah dilaporkan tadi ke Polsek setempat kalau tidak salah Polsek Manyar," tandasnya.
(auh/dpe)











































