Siswi SMP Diduga Dilecehkan dalam Bus Suroboyo

Siswi SMP Diduga Dilecehkan dalam Bus Suroboyo

Esti Widiyana - detikJatim
Rabu, 07 Jan 2026 19:14 WIB
Siswi SMP Diduga Dilecehkan dalam Bus Suroboyo
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Surabaya -

Aksi dugaan pelecehan seksual terjadi dalam Bus Suroboyo. Pelaku yang hendak melarikan diri berhasil ditangkap warga dan telah diserahkan ke Polsek Genteng.

Kejadian ini bermula saat korban dan ibunya turun dari halte bus Jalan Urip Sumoharjo sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban ketakutan dan menangis menjadi perhatian warga sekitar.

Setelah ditanya, korban mengaku telah menjadi pelecehan seksual saat dalam bus. Saat itu, pelaku yang turun di halte bus yang sama langsung diamankan warga yang sempat hendak kabur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lapor ke polisi. Ibu sama anaknya datang, kejadian, cerita anaknya ketakutan bilang ke ibunya habis dilecehkan laki-laki," kata Ali, saksi mata kepada detikJatim, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Ali, dari keterangan korban, pelecehan terjadi saat dalam bus. Saat itu korban beraksi, namun korban tak bisa berbuat apa-apa. Baru setelah turun, korban lantas menangis.

Ali menceritakan, terduga pelaku ikut turun di halte yang sama dengan korban. Melihat korban menangis dan ketakutan, akhirnya terduga pelaku lari ke gang dan dikejar warga, karena ibu korban menunjuk dia.

Apesnya, gang tersebut buntu. Pelaku pun tak bisa melawan ketika sudah terkepung warga. Pelaku pun dibawa ke halte dimintai keterangan.

Pelaku pun sempat mendapat pukulan massa. Ali langsung menelepon 110 sekitar pukul 15.45 WIB, sekitar 45 menit atau antara pukul 16.30 WIB, Polsek Genteng tiba di lokasi.

"Pelaku nggak ngaku sama sekali, sempat dipukul warga. Orangnya besar," ujarnya.

Namun, ketika polisi datang, korban dan ibunya sudah pergi. Sebab sang anak terlihat trauma dan ketakutan. Polisi pun tidak bisa meminta keterangan korban di lokasi.

"Polisi datang ibunya gak ada. Saya ketemu bapaknya. Suaminya datang, akhirnya mereka pergi supaya gak ada main hakim sendiri. Dibawa (pelaku) ke pos Keputran. Polisi datang, ibu sama anaknya sudah pergi, cuma ada pelaku sudah dibawa polsek," pungkasnya.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads