Kesalahan Alvi yang Bikin Identitas Tiara Cepat Ditemukan Meski Dimutilasi

Kesalahan Alvi yang Bikin Identitas Tiara Cepat Ditemukan Meski Dimutilasi

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 06 Jan 2026 20:52 WIB
Kesalahan Alvi yang Bikin Identitas Tiara Cepat Ditemukan Meski Dimutilasi
Alvi Maulana (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Alvi Maulana (24) memutilasi jasad pacarnya, Tiara Angelina Saraswati (25) menjadi sekitar 619 potong untuk menghilangkan jejak. Namun, tidak ada kejahatan yang sempurna. Ya, Alvi membuat kesalahan sehingga identitas korban cepat diungkap polisi.

Fakta ini juga diungkap jaksa penuntut umum (JPU) Ari Budiarti dalam dakwaannya terhadap Alvi di ruangan Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto pada Senin (5/1). Alvi yang marah karena ucapan-ucapan Tiara, melepas celana, lalu mengambil pisau dapur sepanjang 30 cm pada 31 Agustus 2025 sekitar pukul 01.30 WIB.

Terdakwa Alvi menyusul pacarnya yang berdiri di atas Kasur lalu menikam lehernya. Ia berdiri sekitar 5 menit untuk memastikan korban benar-benar tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terdakwa dalam kondisi tenang dan mampu berpikir jernih mulai melakukan langkah-langkah persiapan, yaitu melepaskan celana panjang dan celana dalam agar korban tidak menaruh kecurigaan ketika terdakwa menyusul ke lantai dua," ungkap Ari saat membacakan dakwaan.

Ketika melihat pacarnya sudah tak bernyawa, muncul niat Alvi memutilasinya untuk menghilangkan jejak pembunuhan ini.

ADVERTISEMENT

Sekitar pukul 04.00 WIB, terdakwa menyelesaikan mutilasi tahap pertama. Ia membersihkan ceceran darah sampai sekitar pukul 16.00 WIB.

Potongan telapak kaki kiri dan telapak tangan kanan yang tak sempat dikuliti oleh Alvi, membantu pengungkapan kasus ini. Telapak kaki kiri korban ditemukan pencari rumput sehingga melapor ke polisi. Temuan awal itu membuat polisi melakukan pencarian besar-besaran di semak-semak pinggir Jalan Pacet-Cangar.

Lantas apa yang membuat Alvi alpa hingga tidak menguliti 2 potongan jasad pacarnya?

"Karena capek dan kelelahan jadi kelewat," ujar Ari saat dikonfirmasi detikJatim, Selasa (6/1/2026).

Kembali ke hari pembunuhan, Alvi sempat tidur di kos sampai sekitar pukul 20.00 WIB. Sekitar 1 jam kemudian, ia berangkat ke jalur Pacet-Cangar, Mojokerto untuk membuang potongan jasad korban.

Ia kembali tiba di kosnya sekitar pukul 23.30 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, terdakwa melanjutkan mutilasi tahap kedua.

Pada pagi yang sama sekitar pukul 09.00 WIB, Suliswanto (38), warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet menemukan potongan jasad Tiara. Saat itu, ia sedang mencari pakan untuk kambing peliharaannya di semak-semak pinggir jalur Pacet-Cangar, Dusun Pacet Selatan. Namun, ia mengabaikannya karena mengira itu hanya daging binatang.

Sulis kembali mencari pakan kambing di semak-semak sekitar 100 meter sebelah utara lokasi penemuan potongan daging pertama pada 6 September 2025 sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itulah ia menemukan potongan telapak kaki kiri Tiara di semak-semak. Sehingga ia meminta tolong adik keponakannya untuk melapor ke Polsek Pacet.

Berbekal temuan Sulis ini, polisi menggelar pencarian besar-besaran melibatkan anjing pelacak.

Semua potongan mayat Tiara dikumpulkan di RS Bhayangkara Pusdik Sabhara, Porong, Sidoarjo. Setelah diautopsi oleh tim dokter forensik, jenazah diserahkan kepada ayah korban, SD (51) pada Selasa (9/9). Malam itu juga Tiara dimakamkan di kampung halamannya.

Tim dari Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap Alvi hanya dalam 14 jam dari penemuan potongan telapak kaki Tiara. Tersangka diringkus di kosnya pada Minggu (7/9) sekitar pukul 01.00 WIB. Kedua betisnya dihadiahi timah panas karena melawan saat ditangkap.




(auh/abq)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads