Oknum Guru SMP di Jombang Dibui Diduga Cabuli Siswa Laki-laki

Oknum Guru SMP di Jombang Dibui Diduga Cabuli Siswa Laki-laki

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Selasa, 06 Jan 2026 19:30 WIB
Ilustrasi pencabulan anak. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Ilustrasi pencabulan anak. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jombang -

Oknum guru SMP negeri di Jombang diringkus polisi karena diduga mencabuli murid laki-laki kelas 8. Untuk memuluskan aksinya, pria berinisial D (24) ini lebih dulu memancing korban agar mengirim video telanjang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menjelaskan kasus ini terungkap saat orang tua korban memeriksa ponsel putranya. Orang tua korban menemukan percakapan WhatsApp antara anaknya dengan D.

Warga Kecamatan Jombang itu pun melaporkan D ke Unit PPA Satreskrim Polres Jombang pada 18 Desember 2025. Setelah mengantongi bukti yang cukup, polisi meringkus D pada 1 Januari 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Pelaku) Betul guru SMP, sudah ditahan," jelasnya kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Saat ini, D ditahan di Rutan Polres Jombang. Menurut Dimas, oknum guru honorer ini dijerat dengan Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 junto Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

ADVERTISEMENT

Dimas menuturkan dugaan pencabulan ini dilakukan D beberapa kali dalam kurun waktu 2024 sampai Agustus 2025. Yaitu sejak korban duduk di bangku kelas 7 di salah satu SMP negeri di Kecamatan Jombang.

Untuk melancarkan aksinya, D lebih dulu memancing agar korban mengirim video telanjang. Modusnya, pelaku intens berkomunikasi dengan korban menggunakan akun cewek palsu.

"Video asusila digunakan pelaku untuk mengancam korban agar mau mengikuti keinginan pelaku," ungkapnya.

Oknum guru SMP ini lantas menjemput korban dibawa ke rumahnya di Kecamatan/Kabupaten Jombang. D lebih dulu mengajak korban nonton video porno. Selanjutnya, pelaku mencabuli korban.

"Korban tidak sampai disodomi," tandas Dimas.



(auh/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads