Satu Tewas 2 Kritis Usai Tawuran Pemuda di Kota Malang

Satu Tewas 2 Kritis Usai Tawuran Pemuda di Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 27 Des 2025 23:20 WIB
Satu Tewas 2 Kritis Usai Tawuran Pemuda di Kota Malang
Lokasi tawuran di Kota Malang. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Kota Malang -

Tawuran pecah di Jalan Telaga Warna Blok E, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Satu pemuda dikabarkan tewas serta dua lainnya dalam perawatan di rumah sakit.

Menurut informasi yang dihimpun, tawuran terjadi pada Sabtu (27/12/2025), dini hari. Sekelompok pemuda berjumlah puluhan orang menyerang kelompok korban yang indekost di sekitar lokasi kejadian.

Mereka datang dengan membawa senjata untuk menganiaya korban. Tawuran itu terjadi di ruas jalan perkampungan setempat yang banyak berdiri rumah kos bagi mahasiswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban tewas diketahui berinisial AKN (23), berstatus mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara korban luka berinisial DKG (24) serta satu korban luka lainnya berinisial OKB (23), keduanya juga asal NTT.

Pantauan di lokasi, Sabtu siang, terlihat personel kepolisian sudah mengamankan lokasi kejadian sejumlah titik mulai dari rumah kos hingga ruas jalan kampung turut ditandai dengan cat warna mencolok saat olah TKP.

ADVERTISEMENT

Galimun (49) saksi sekaligus warga setempat menceritakan suasana mencekam saat peristiwa terjadi. Dia menyebut puluhan pemuda yang terlibat tawuran juga membawa parang.

"Kejadian pukul 3 pagi, banyak orang jumlah puluhan membawa parang," sebut Galimun saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu siang.

Galimun mengaku hanya berani melihat peristiwa itu dari lantai dua rumahnya. Warga lain juga disebut tak berani keluar rumah.

Lokasi tawuran di Kota Malang.Lokasi tawuran di Kota Malang. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)

"Saya gak berani keluar, warga juga begitu. Jumlah mereka banyak, mahasiswa dari luar Malang," tuturnya.

Kelompok pemuda itu dikatakan tengah mengejar kelompok korban yang indekos di ujung selatan dari jalan kampung tersebut. Mereka dikejar hingga berlari hingga depan kediaman Galimun.

Polisi memberikan beberapa tanda cat depan rumah Galimun. Ia menyebut, itu merupakan salah satu lokasi, salah satu korban jatuh tersungkur ketika mengalami penggeroyokan.

"Itu ditandai, tempat salah satu korban jatuh ketika dikeroyok. Depan rumah kosnya dan sepanjang juga banyak ditandai. Informasinya satu meninggal dunia di RS Unisma, serta dua kritis saat ini menjalani perawatan," ungkapnya.

Galimun tak mengetahui siapa kedua kelompok yang terlibat dalam tawuran. Namun dia menyakini mereka adalah mahasiswa asal luar Malang.

"Kayaknya mahasiswa semua. Masalahnya apa warga tidak ada yang tahu," jelasnya.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, dugaan tawuran melibatkan dua kelompok pemuda ini tengah dalam penyelidikan.

Menurut Anang, peristiwa itu juga mengakibatkan jatuh korban di kedua belah pihak.

"Untuk pemicu tawuran masih dalam penyelidikan, untuk korban dari kedua belah pihak. Satu meninggal dunia serta dua luka-luka," ungkap Anang kepada wartawan usai olah TKP.




(irb/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads