Tindakan Walkot Eri Terhadap 2 Anak Terlibat Prostitusi di Eks Dolly

Tindakan Walkot Eri Terhadap 2 Anak Terlibat Prostitusi di Eks Dolly

Esti Widiyana - detikJatim
Jumat, 21 Nov 2025 19:15 WIB
Tindakan Walkot Eri Terhadap 2 Anak Terlibat Prostitusi di Eks Dolly
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat ditemui di Surabaya. (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Penggerebekan aktivitas prostitusi di eks Lokalisasi Dolly, Surabaya menemukan 2 anak di bawah umur jadi pekerja seks komersial (PSK). Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan kedua anak itu sedang didata.

Eri mengatakan kedua anak yang tertangkap dalam penggerebekan itu sudah diawasi DP3A di shelter. Dia sebutkan jika keduanya bukan merupakan warga Surabaya, maka Pemkot Surabaya akan segera memulangkannya ke daerah asal.

"Kami cek wong Surabaya duduk. Kita tanya, wong Suroboyo apa duduk? Kalau duduk wong Surabaya ya dimolehno. Masa Surabaya kudu nanggung terus?" Kata Eri kepada wartawan di Jalan Jimerto, Jumat (21/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia sebutkan bahwa sebelum penggerebekan dilakukan beberapa hari lalu sudah pernah ada 2 orang yang dikembalikan ke daerah asal setelah tertangkap karena terlibat praktik prostitusi.

"Kemarin juga kami pulangkan ketika di Putat tertangkap (prostitusi). Dia bukan orang Surabaya, kami kembalikan (ke daerah asalnya)," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Bila tidak dikembalikan ke daerah asal, kata Eri, mereka akan kembali menjalani praktik prostitusi di Surabaya. Dia pun berharap partisipasi warga untuk saling mengawasi.

"Ketika sudah yang datang ini non Surabaya, maka yang saya minta adalah warga Surabaya menjaga wilayahnya. Jadi, kalau ada yang mencurigakan, tolong segera dilaporkan. Kami bisa melakukan tindakan," jelasnya.

Demi mengantisipsi keterlibatan anak dalam praktik prostitusi kembali terjadi, Eri mengatakan pihaknya akan memasifkan kegiatan anak seperti forum anak serta menerapkan banyak edukasi yang diberikan.

"Kami tidak bisa jogo iku (anak), bagaimana kita menjaganya? Maka yang kita jaga adalah orang Surabaya. Tapi kalau yang pendatang maka warga Surabaya harus menjaga wilayahnya. Jadi kita ada forum anak Surabaya. Anak-anak diberitahu bagaimana dia tidak terkena narkoba, bahwa jadi PSK tidak baik. Kami sudah siapkan forum-forum anak, sehingga ada di masing-masing RW," pungkasnya.




(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads