Toriman (44), warga Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, nekat membacok Sunarto (40), warga setempat hingga tewas. Pemicunya dendam karena korban diduga berselingkuh dengan istri.
Namun, mengenai dugaan perselingkuhan tersebut, hingga saat ini polisi belum mengetahui apakah hal tersebut benar atau tidak. Karena polisi tidak menerima laporan.
"Yang jelas hingga saat ini kita belum pernah menerima laporan mengenai tuduhan perselingkuhan itu. Sebab itu kan merupakan delik aduan," kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Dika Hediyan Widya Wiratama, Rabu (22/3/2023).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi menurutnya juga belum mengonfirmasi ke istri Toriman soal dugaan perselingkuhan itu. Sebab saat ini yang bersangkutan bekerja di luar negeri sebagai TKW.
"Jadi informasi yang kami terima istri tersangka ini juga bekerja di luar negeri," kata Dika.
"Tersangka sendiri mendapat informasi perselingkuhan itu dari anaknya yang berusia 6 tahun. Kejadiannya saat tersangka masih menjadi TKI di Malaysia," kata Dika.
Penyidik, kata dia, hanya fokus pada kasus pembacokan. Mengenai motif tersangka melakukan pembacokan, hal itu sudah menjadi kewenangan hakim sebagai pertimbangan dalam menjatuhkan vonis.
"Kami fokus di peristiwa penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Mengenai yang lain nantj biarlah diungkapkan di persidangan sebagai bahan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan vonis," tandasnya.
(dpe/fat)