Beragam Persiapan Jelang Sidang Vonis Mas Bechi

Beragam Persiapan Jelang Sidang Vonis Mas Bechi

Praditya Fauzi Rahman - detikJatim
Rabu, 16 Nov 2022 22:01 WIB
Mas Bechi tiba di Pengadilan Negeri Surabaya
Mas Bechi tiba di Pengadilan Negeri Surabaya (Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Perkara asusila dalam persidangan Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42) bakal tiba di sesi terakhir, yakni pembacaan putusan atau vonis. Sidang itu akan digelar di Pengadilan Negeri Surabaya pada Kamis (17/11) pagi pukul 10.00 WIB.

Menjelang pelaksanaan persidangan putusan tersebut PN Surabaya tengah melakukan sejumlah persiapan. Terutama dalam hal pengamanan selama jalannya persidangan.

Humas PN Surabaya Anak Agung Gede Agung Pranata mengatakan bahwa pihak PN Surabaya saat ini fokus melakukan pengamanan dari dalam. Artinya, dalam lingkup PN Surabaya saja.

Ia juga mengatakan bahwa sat pembacaan putusan nanti sidang akan digelar secara terbuka. Dengan demikian, siapa pun dipersilakan mendengarkan, melihat, dan mendokumentasikan hasil putusan sidang.

"Yang tahu persis (teknis dan jumlah pengamanan) Polrestabes Surabaya, ya. Kalau di kami, hanya untuk antisipasi. Kami jaga dan siapa pun wajib tertib di ruangan, pembacaan putusan akan dilakukan terbuka," kata Gede kepada detikJatim, Rabu (16/11/2022).

Gede memastikan bahwa simpatisan atau massa pendukung dan keluarga dari Mas Bechi pun juga diperkenankan masuk. Begitu juga dengan massa kontra lainnya.

Namun, dia menegaskan agar seluruh massa baik yang ada di dalam maupun di luar ruangan sidang, yakni di Ruang Cakra PN Surabaya, wajib tertib dan tidak membuat gaduh.

"Pengamanan kami fokuskan di dalam. Kalau di luar kami minta bantuan dari pihak Polrestabes. Kalau sidangnya terbuka bisa saja ya, selama tertib, ya, silakan," ujarnya.

Kasipenkum Kejati Jatim Fathur Rohman mengatakan tak ada persiapan khusus jelang putusan putra mahkota Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kyai Muhammad Muchtar Mu'thi itu. Bahkan, pihaknya juga menanti putusan itu dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Sutarno.

"Tidak ada persiapan khusus dari kami," tutur Fathur saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (16/11/2022).

Mantan Kasintel Kejari Surabaya itu memastikan bahwa Kejati berharap kenetralan dan kesesuaian putusan dari hakim. Mengingat bahwa bukti dan keterangan yang dihadirkan sebelumnya bisa menjadi pertimbangan bagi hakim untuk memutus perkara sesuai dengan fakta di persidangan.

"Kami berharap hakim menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya," tutupnya.



Simak Video "Mas Bechi Terdakwa Kasus Pemerkosaan Santriwati Divonis 7 Tahun Bui!"
[Gambas:Video 20detik]
(dpe/iwd)