Kasus Curanmor di Blitar Di-restorative Justice karena Pelaku Ternyata ODGJ

Kasus Curanmor di Blitar Di-restorative Justice karena Pelaku Ternyata ODGJ

Fima Purwanti - detikJatim
Rabu, 16 Nov 2022 15:43 WIB
Proses restorative justice pelaku dan korban curanmor di Nglegok, Blitar
Proses restorative justice pelaku dan korban curanmor di Nglegok, Blitar(Foto: Dok. Polres Blitar)
Blitar -

Polisi melakukan restorative justice perkara curanmor di Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Terlebih aksi pencurian motor itu dilakukan oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kasubsi Penmas Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriyadi membenarkan adanya upaya damai antara korban dan pelaku. Restorative justice dilakukan setelah korban mencabut laporan. Aksi curanmor sendiri terjadi pada Senin (14/11).

"Iya benar sudah dicabut laporannya. Kami pun memfasilitasinya. Sedangkan untuk kejadian pencurian motor itu pada Senin (14/11) kemarin," kata Supriyadi saat dikonfirmasi detikJatim, Rabu (16/11/2022).

Supriyadi menyebut pihak korban yakni Muhsin Nahudi mencabut laporan karena mengenali pelaku dan keluarganya. Sedangkan dasar pencabutan karena pelaku selama ini diketahui sebagai ODGJ.

"Korban kenal dengan keluarga pelaku. Kemudian juga mengetahui kalau pelaku ini mengalami keterbelakangan mental atau ODGJ," terangnya.

Restorative justice digelar setelah setelah kedua belah pihak yakni Muhsin Nahudi dan pelaku berinisial EDS alias Kodok sepakat berdamai dan menandatangani surat perjanjian dan pernyataan tertulis.

Supriyadi menjelaskan aksi pencurian motor itu terjadi di depan toko bangunan di Desa Ngoran, Nglegok. Saat itu, korban dengan pegawainya baru saja membeli kebutuhan di toko bangunan tersebut.

Namun saat memarkir motornya itu, pegawai korban kembali ke warung menggunakan sepeda motor tetapi tidak mencabut kunci motornya. Saat itulah pelaku langsung hendak membawa kabur motor tersebut.

"Pelaku ini melihat motor dengan kuncinya sedang terparkir di depan toko bangunan. Karena keadaannya juga sepi, akhirnya pelaku membawa sepeda motor itu," katanya.

Namun, aksi pencurian itu berhasil digagalkan oleh pemilik toko bangunan. Pemilik toko bangunan langsung menangkap pelaku dan melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

"Iya pelaku dan barang bukti sepeda motor langsung diamankan ke Polsek Nglegok. Kemudian setelahnya korban mencabut laporannya karena kenal dengan pelaku," pungkasnya.



Simak Video "Feni Rose Tolak Lakukan Restorative Justice dengan Deolipa Yumara"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)