Gagal Bawa Kabur Motor Saat COD, 2 Pelajar di Mojokerto Dimassa Warga

Gagal Bawa Kabur Motor Saat COD, 2 Pelajar di Mojokerto Dimassa Warga

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 01 Okt 2022 12:10 WIB
Pelaku pencurian motor diamankan warga dan polisi
Pelaku pencurian motor diamankan warga dan polisi (Foto: Dok. Polsek Ngoro)
Mojokerto -

Dua pelajar SMA asal Malang menjadi bulan-bulanan massa di Mojokerto. Ini karena mereka berusaha membawa kabur motor saat transaksi melalui COD (Cash on Delivery).

Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati menjelaskan kedua pelaku berinisial SRS (15) dan DA (16), keduanya warga Kecamatan Lawang, Malang. Mereka berpura-pura membeli sepeda motor Honda Tiger milik Dany Ardiansyah (18), warga Desa Kutogirang, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sepeda motor tidak standar itu dijual korban melalui Facebook seharga Rp 6 juta. Kedua pelaku pun menghubungi korban untuk COD atau transaksi jual beli sepeda motor tersebut secara tatap muka di rumah korban pada Jumat (30/9/2022) malam.

"Pelaku anak SRS kelas 2 SMA, sedangkan DA kelas 2 SMK. Keduanya COD-an tanpa membawa uang," kata Tri kepada detikJatim, Sabtu (1/10/2022).

SRS dan DA bertemu dengan korban di Dusun Mendek, Desa Kutogirang sekitar pukul 19.15 WIB. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox nopol N 4124 ECT. Ketika itu, SRS berpura-pura meminjam sepeda motor korban untuk dicek kondisinya. Sedangkan DA menunggu tak jauh dari rumah korban.

"Korban merasa curiga sepeda motornya belum dibayar kok dibawa oleh pelaku SRS dengan alasan mencoba. Korban bersama warga mengejar SRS dan tertangkap," terang Tri.

Setelah berhasil meringkus SRS, lanjut Tri warga meminta pelaku menghubungi DA agar mendekat. Sehingga kedua siswa SMA dan SMK itu diringkus warga. Beberapa kali pukulan dari warga yang geram pun melayang ke tubuh mereka.

Beruntung sejumlah anggota Polsek Ngoro datang ke lokasi sekitar pukul 20.40 WIB. Sehingga bisa mengamankan kedua pelaku anak itu dari amukan massa.

"Kedua pelaku selanjutnya kami bawa ke RS Bhayangkara Pusdik Watukosek untuk dilakukan pemeriksaan secara medis," jelasnya.

Setelah mendapatkan perawatan medis, SRS dan DA dibawa ke Mapolsek Ngoro untuk dimintai keterangan. Kapolsek Ngoro Kompol Subiyanto menuturkan sampai siang ini pihaknya belum menahan kedua pelaku anak tersebut.

"Belum (ditahan), masih diperiksa," tandasnya.



Simak Video "Viral Motor Diduga Hasil Curian Ditemukan di Pohon Bambu di Tangerang"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)