Duduk Perkara Pria ODGJ Ngamuk Bawa Celurit Dilumpuhkan Polisi-Jadi Tersangka

Duduk Perkara Pria ODGJ Ngamuk Bawa Celurit Dilumpuhkan Polisi-Jadi Tersangka

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 18:35 WIB
Pria diduga ODGJ di Pasuruan mengamuk dengan membawa celurit
Pria ngamuk bawa celurit di Pasuruan usai dilumpuhkan polisi (Foto: Muhajir Arifin/detikJatim)
Pasuruan -

Pria warga Desa Tampung, Rembang, Pasuruan yang mengamuk dengan membawa celurit sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pria itu diketahui bernama Thoriq (30). Thoriq merupakan residivis yang sudah keluar masuk bui itu jadi tersangka penganiayaan terhadap ibunya.

Tak hanya itu, Thoriq juga sempat menyekap ibunya selama dua hari. Saat disekap, sang ibu tak diberi makan.

"Thoriq kami tetapkan tersangka akibat tindakan penganiayaan kepada orang tuanya," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, Rabu (28/9/2022).

Sebelumnya, warga desa ini sempat digegerkan aksi Thoriq yang mengamuk dengan membawa celurit. Ia juga mengancam warga dengan celuritnya. Kejadian ini sempat membuat gempar warga setempat.

Akhirnya, polisi dibantu TNI menangkap pria tersebut. Warga setempat mengatakan, Thoriq mengamuk selama tiga hari. Akibatnya, aparat keamanan harus turun tangan.

Polisi dan TNI berjibaku mengamankan pria yang tiba-tiba mengamuk dengan membawa celurit ini. Penangkapanya berlangsung cukup dramatis. Petugas tampak mengepung Thoriq yang berada di tengah sawah. Anggota polisi sempat melemparkan gas air mata. Namun, gas air mata itu hanya membuat Thoriq bergeming.

Akhirnya, sempat terjadi kejar-kejaran antara Thoriq dan petugas. Thoriq masih saja licin untuk ditangkap. Setelah dilakukan pengepungan selama 2 jam, Thoriq akhirnya bisa diamankan.

Thoriq bisa diamankan usai polisi melumpuhkannya dengan timah panas di bagian kaki. Setelah tidak berdaya, petugas baru meringkusnya.

Diketahui, sebelum mengamuk dengan celurit dan mengancam warga, Thoriq juga sempat menyekap ibunya sendiri. Ia menyekap ibunya di dalam rumah selama dua hari. Bahkan saat disekap, ibunya tidak pernah diberi makan dan minum.

"Orang tuanya sudah diselamatkan dan ditangani," ujar Adhi.

Keterangan di lokasi menyebutkan, Thoriq merupakan orang dengan gangguan kejiwaaan (ODGJ). Meski begitu, polisi akan melakukan tes kejiwaan untuk memastikannya.

"Informasi dari masyarakat seperti itu (ODGJ), tapi dites kejiwaan dulu untuk memastikan," kata Adhi.

Adhi belum bisa memastikan pemicu Thoriq berprilaku membahayakan tersebut. Saat ini, Thoriq masih dalam perawatan setelah sebelumnya dilumpuhkan dengan tembakan pada paha.

Kendati demikian, Adhi memastikan Thoriq merupakan residivis. Ia sudah keluar masuk bui. Perkara yang pernah menjeratnya yakni narkoba dan pencurian.

"Pelaku ini merupakan residivis. Sudah 2 kali masuk penjara, pertama karena narkoba, dan yang kedua karena pencurian dengan kekerasan," terang Adhi.



Simak Video "Pria di Sidrap Mengamuk, 2 Buruh Pabrik Terluka Disabet Parang"
[Gambas:Video 20detik]
(hil/fat)