Pria Pukuli Polisi yang Bonceng Tunangannya Sempat Diancam Dibunuh-Dikubur

Pria Pukuli Polisi yang Bonceng Tunangannya Sempat Diancam Dibunuh-Dikubur

Tim detikJatim - detikJatim
Kamis, 29 Sep 2022 14:13 WIB
Terdakwa penganiaya polisi yang bonceng calon tunagannya
Terdakwa sidang di PN Surabaya (Foto file: Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Andrian Sugiharto (AS), menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Ini karena dia melakukan penganiayaan terhadap M Hanif, polisi yang berdinas di Polda Jatim.

Penganiayaan itu dipicu karena Andri memergoki Hanif berboncengan dengan Vira yang tak lain pacarnya. Akibat penganiayaan ini, Andri kini menjadi terdakwa di PN Surabaya.

Wahyu Fajaruddin, penasihat hukum Andrian Sugiharto mengatakan kliennya dan korban akan dilakukan mediasi. Namun kliennya tidak hadir karena Hanif sempat mengancam ke kliennya.

Ancaman itu, lanjut Wahyu, berbentuk Voice Note WhatsApp Messenger yang dikirim Hanif ke Andri. Ia menyebut ancaman itu telah dilaporkan ke Polda Jatim.

"Ancamannya (Kepada Andrian) akan dibunuh, dikafani, dan dikubur," tandas Wahyu, Kamis (29/9/2022).

Dia mengaku kliennya melakukan penganiayaan karena emosi spontan. Kliennya melihat pacarnya boncengan dengan M Hanif. Andrian kecewa karena sebentar lagi akan bertunangan dengan Vira.

"Andrian spontan (marah), itu kan kejadian tanggal 16 (Januari 2022)," tambahnya.

Menurut Wahyu, keluarga besar Vira dan Andri telah bertemu untuk merencanakan pertunangan. Rencananya pertunangan akan dilakukan pada tanggal 20 Januari 2022.



Simak Video "Sakit Hati Dibilang Pengangguran, Pria di Medan Tusuk Keponakan"
[Gambas:Video 20detik]