Sidang Etik Pecat Kombes Agus Nurpatria Makan Waktu 2 Hari, Apa Penyebabnya?

Kabar Nasional

Sidang Etik Pecat Kombes Agus Nurpatria Makan Waktu 2 Hari, Apa Penyebabnya?

Tim detikNews - detikJatim
Rabu, 07 Sep 2022 19:07 WIB
Ruang sidang etik Polri
Foto: Ruang sidang etik Polri (Foto: YouTube Polri TV dan Radio)
Surabaya -

Sidang etik Kombes Agus Nurpatria, tersangka obstruction of justice kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J memakan waktu hingga 2 hari. Hasilnya, Agus dipecat dengan tidak hormat dari Polri usai sidang etik tuntas.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetya mengatakan sidang Agus Nurpatria ini digelar selama dua hari dengan memakan waktu selama 18 jam.

"Sidang kode etik dengan pelanggar KBP ANP yang digelar 2 hari. Dari yang kemarin kita sudah sidang dari jam 10.00 sampai kurang lebih jam 23.00 lebih, 13 jam. Kemudian kita hari ini kita mulai lagi pelaksanaan sidang dari jam 13.00 sampai dengan 17.29 ya 17.30-lah. Artinya bahwa sidang ini telah berjalan hampir 18 jam," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri seperti dilansir detikNews, Rabu (7/9/2022).

Dedi menjelaskan penyebab lamanya pelaksanaan sidang kode etik terhadap Kombes Agus Nurpatria. Hal itu, lantaran ada 14 saksi yang dimintai keterangan di persidangan.

"Kenapa cukup panjang? Karena memang saksi yang dimintai keterangan oleh hakim komisi ini sebanyak 14 orang," ungkapnya.

Dedi kemudian merinci dari 14 saksi yang dihadirkan, satu di antaranya hadir secara virtual. Saksi yang hadir secara virtual tersebut adalah Brigjen Hendra Kurniawan (HK).

"13 hadir secara langsung dan satu orang, Brigjen HK, secara virtual dari Mako Brimob," kata Dedi.

Selain banyaknya saksi, Dedi mengatakan materi pendalaman di dalam sidang kode etik terhadap Kombes Agus Nurpatria membutuhkan waktu yang sangat panjang.

"Kemudian juga pendalaman dari berbagai macam alat bukti, mendalami juga fakta persidangan, maka waktu yang dibutuhkan untuk memutuskan juga sangat panjang," tutur dia.

Kombes Agus Nurpatria Dipecat

Dalam sidang kode etik tersebut, hakim komisi memutuskan memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) Kombes Agus Nurpatria.

"(Hasil sidang) Pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH dari anggota kepolisian. Setelah dibacakan keputusan, KBP ANP mengajukan banding. Silakan, banding juga diatur dalam perpol, itu merupakan hak yang bersangkutan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (7/9/2022).



Simak Video "Hendra Kurniawan Minta CCTV Penting di TKP Duren Tiga Diganti"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)