Polisi Kumpulkan Semua Barang Bukti di Kasus Sodomi Pejabat Kejari Bojonegoro

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Jumat, 19 Agu 2022 17:41 WIB
Kantor Satreskrim Polres Jombang tempat AH diperiksa
Kantor Satreskrim Polres Jombang tempat AH diperiksa (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Polisi telah menyita sejumlah barang bukti dari Hotel melati di Jombang yang menjadi tempat Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro nonaktif AH mencabuli seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun. Barang bukti yang disita polisi mulai dari rekaman CCTV sampai minuman keras (miras).

Pengawas petugas kebersihan Hotel berinisial ES mengatakan polisi menyita rekaman CCTV di dua titik. Yaitu CCTV di resepsionis dan di area parkir hotel kelas melati tersebut. Ia mengaku mengantarkan sendiri digital video recorder (DVR) CCTV ke kantor Satreskrim Polres Jombang pada Kamis (18/8) sore.

"Yang saya antar berupa 2 DVR warna hitam. Enggak (sempat lihat videonya). Yang di kamar tidak ada CCTV, di koridor juga tidak ada. Kemarin sore jam 3 sampai jam setengah 9 malam," kata ES kepada wartawan di lokasi, Jumat (19/8/2022).

ES mengaku tidak mengetahui langsung penangkapan AH di kamar Hotel pada Kamis (18/8) dini hari. Karena saat itu dirinya sedang libur. Berdasarkan penuturan rekan kerjanya yang bertugas malam, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain dari kamar.

"Kata teman saya yang jaga malam yang disita juga seprei, selimut, handuk dan 1 gelas, gelas kaca bening biasa," terangnya.

Berdasarkan cerita temannya pula, polisi juga menyita buku tamu di meja resepsionis Hotel. Menurutnya, kamar itu dipesan oleh AH sendiri. Pria beristri asal Jombang ini check in pada Rabu (17/8) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Menginap di kamar itu, kata teman saya jam 10 malam tanggal 17 Agustus. Yang pesan kamar atas nama Pak AH sendiri. Buku tamu sudah disita polisi," tandasnya.

Ary diringkus polisi karena diduga mencabuli seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun di sebuah kamar di hotel melati di Jombang pada Kamis (18/8) dini hari. Polisi juga meringkus seorang muncikari di Hotel tersebut. Si muncikari adalah remaja laki-laki berusia 17 tahun yang tak lain kakak kelas korban di sekolah menengah.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha menjelaskan tiga orang tersebut diamankan dalam kondisi mabuk. Pihaknya telah menyita minuman keras dari lokasi penangkapan sebagai barang bukti.

"Indikasi pertama memang ketiganya dalam kondisinya mabuk. Karena kami temukan berbagai macam minuman keras di situ," ungkapnya.

Disinggung terkait berbagai barang bukti yang disita dari Hotel Sentral terkait kasus dugaan pencabulan yang menjerat Ary, Giadi belum bersedia menjelaskan secara rinci.

"Nanti kami sampaikan. Yang jelas dalam penyelidikan dan penyidikan bagian-bagian dari penggeledahan dan penyitaan itu pasti ada," tandasnya.

Polisi telah menetapkan AH sebagai tersangka pencabulan anak di bawah umur. Kasi Barang Bukti Kejari Bojonegoro nonaktif ini diduga mencabuli remaja laki-laki yang baru berusia 16 tahun. Pria beristri asal Jombang ini dijerat dengan pasal 82 juncto pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Remaja berusia 17 tahun yang berperan sebagai muncikari juga ditetapkan sebagai tersangka. Remaja asal Jombang ini dijerat dengan pasal 88 juncto pasal 76i UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Pemeriksaan kedua tersangka hari ini berlangsung di Unit PPA Satreskrim Polres Jombang.

AH dan remaja berusia 17 tahun itu akan ditahan di Rutan Polres Jombang setelah diperiksa sebagai tersangka. Polisi masih mendalami dugaan penyekapan yang dilakukan AH terhadap korban di kamar Hotel Sentral.



Simak Video "Sopir yang Gagalkan Penangkapan Mas Bechi Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(iwd/iwd)