Kronologi Ungkap 90 Kg Sabu-13 Kg Ganja, Buru dari Surabaya hingga Medan

Deny Prastyo Utomo - detikJatim
Kamis, 18 Agu 2022 18:31 WIB
sabu 90 kg-ganja 13 kg di surabaya
Tersangka kasus 90 kg sabu-13 kg ganja (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Delapan tersangka pengedar narkoba di Surabaya ditangkap. Para tersangka ini merupakan jaringan antarprovinsi. Sedangkan sabu dipasok dari China.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan jaringan antarprovinsi ini ditangkap dalam kurun seminggu. Sedangkan barang bukti narkoba dipasok dari China.

"Perlu kita sampaikan bahwa kembali Satnarkoba Polrestabes Surabaya bersama unitnya telah mengungkap dalam waktu seminggu peredaran gelap narkoba jaringan dari Sumatera, Kalimantan, dan Surabaya," kata Yusep kepada wartawan saat rilis di Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya, Kamis (18/8/2022).

"Dimana barang ini berasal dari China yang mana pengungkapan ini dilaksanakan dalam waktu satu minggu dari empat TKP," imbuh Yusep.

Yusep menambahkan dari pengungkapan 4 tempat kejadian perkara tersebut ada enam tersangka yang diamankan terkait peredaran sabu. Dan dua orang tersangka terkait peredaran Ganja.

"Untuk 4 TKP tersebut kita telah mengamankan 6 tersangka, baik tersangka atas kepemilikan daripada psikotropika sabu dengan berat total sebesar 90,7kg dan 2 tersangka atas kepemilikan ganja 13,6 kg," lanjut Yusep.

Kronologi pengungkapan kasus narkoba tersebut diawali dengan penangkapan tersangka berinisial RM (38) warga Riau di sebuah lobi hotel di kawasan Kenjeran.

"Pada penangkapan pertama dari salah satu tersangka atas nama atau isinisial RM kita mengamankan 5 kilogram dan kita kemudian kembangkan terhadap TKP berikutnya dan (mengamankan) 3 tersangka lainnya inisial A, B, maupun AY," ungkap Yusep.

A, B dan AY ditangkap di Bengkulu. Ketiga warga Surabaya itu diamankan di dalam bus dengan tujuan ke Surabaya.

"Dari 3 tersangka TKP kedua kita amankan 42 kg sabu. Dan kita melakukan penangkapan, pembuntutan termasuk ke luar provinsi," terang Yusep.

Tidak hanya itu, Satresnarkoba kembali melakukan pengembangan usai mengamankan tiga tersangka tersebut, kemudian mengamankan tersangka AL (25) dan CH (27) warga Banjarmasin yang diamankan di sebuah rumah makan di Medan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 40 bungkus teh China yang berisi sabu.

"Dan kemudian di TKP berikutnya kita amankan 2 tersangka dengan mengamankan 40 kg sabu," ujar Yusep.

Penyelidikan polisi terus berlanjut, pada Rabu (20/6), dengan mengamankan tersangka berinisial AZ (24) di rumahnya di Sidoarjo. Usai dilakukan penggeledahan, polisi menemukan empat poket ganja dengan berat total 241 gram ganja. Dalam tas kain yang disimpan di loteng.

Dari informasi AZ, polisi mendapatkan tersangka lain yakni EK (27) warga Sidoarjo. Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan 45 bungkus ganja dengan berat total 13,6 kilogram.

"Jaringan ini terus kami kembangkan," ujar Yusep.

Atas perbuatan tersangka terancam dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 jouncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Atas pengungkapan perkara ini sudah pastinya mendasari yurisprudensi yang telah ditetapkan di putusan oleh PN Surabaya, para pelaku tidak menutup kemungkinan akan diancam hukuman mati," tandas Yusep.

Sebelumnya, polisi membongkar jaringan pengedar narkoba di Surabaya. Sebanyak 90 kg sabu dan 13 kg ganja disita dari jaringan antar provinsi ini.

Barang bukti tersebut disita dari 8 tersangka. Mereka adalah RM (38) warga Riau, AN (28), BA (27), AY (28) warga Surabaya, AL (25) warga Banjarmasin, EK (27) dan AN (24) warga Sidoarjo.



Simak Video "Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba, 1 Polisi Aktif Terciduk Jadi Kurir"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)