Bandel, Pelatih Taekwondo Cabul Telah Diskorsing KONI Tapi Tetap Melatih

Muhammad Aminudin - detikJatim
Selasa, 16 Agu 2022 13:10 WIB
Tersangak pelatih taekwondo di Malang diperiksa di Unit PPA
Foto: Tersangak pelatih taekwondo di Malang (baju putih) diperiksa di Unit PPA (Dok. Polres Malang)
Malang -

Polisi mengungkapkan korban pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dilakukan MR (25), pelatih bela diri taekwondo di Malang pernah dilaporkan ke KONI setempat. Ini karena korban tak terima selalu dilecehkan tersangka.

"Korban tidak terima, mereka melaporkan kepada ketua KONI atas perbuatan tersangka. Ketua KONI memberikan saksi skorsing tidak boleh melatih taekwondo," terang Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi, Selasa ((16/8/2022).

Menurut Donny, meski telah dilaporkan dan diskorsing KONI, nyatanya tersangka masih melatih taekwondo. Bahkan aksi pelecehan seksual yang dilakukan tersangka semakin keterusan.

"Faktanya tersangka masih terus melatih dan masih melakukan perbuatannya kepada yang lain. Selanjutnya para korban meminta bantuan pendampingan kepada LSM untuk melaporkan kejadian tersebut," jelas Donny.

Sebelumnya, seorang murid bela diri taekwondo di Kabupaten Malang melaporkan telah menjadi korban pelecehan seksual dan pemerkosaan. Pelakunya tak lain pelatihnya sendiri.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Bara'langi pelatih tersebut berinisial MS (25) warga Gondanglegi. Korban dan pelatih sendiri sebenarnya berstatus pacaran.

"Antara pelaku dan korban sebelumnya punya hubungan pacaran," terang Donny.

Laporan kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan pelatih taekwondo ini telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang. Korban juga telah menjalani visum et repertum (VER).

Usai diperiksa, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.



Simak Video "Terjadi Lagi! Aksi Pelecehan Seksual di TransJakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)