Polisi Janji Beber Kasus RSUD Jombang Paksa Ibu Lahiran Normal Secara Klir

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 13 Agu 2022 13:44 WIB
RSUD Jombang
Polisi janji akan membeberkan kasus RSUD Jombang paksa ibu lahiran normal secara jelas. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Polisi bakal membeberkan hasil penyelidikan kasus Rohma Roudotul Jannah (29) yang dipaksa lahiran normal di RSUD Jombang berujung bayinya meninggal. Bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jatim, polisi berjanji akan membuka kasus ini sejelas-jelasnya alias klir ke publik.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha mengatakan, pihaknya akan menggelar jumpa pers kasus kematian bayi Rohma setelah memeriksa perwakilan IDI Jatim sebagai saksi ahli. Sejauh ini, organisasi profesi para dokter itu belum menyerahkan hasil investigasi kasus tersebut kepada polisi.

Berbeda dengan IBI Jatim yang lebih dulu menyerahkan hasil investigasi kasus persalinan Rohma di RSUD Jombang kepada polisi beberapa waktu lalu. Polisi juga telah meminta keterangan dari Ketua IBI Jatim Hj Lestari sebagai saksi ahli pada Rabu (10/8).

Ketika jumpa pers nanti, kata Giadi, pihaknya bersama IDI dan IBI Jatim akan menyampaikan hasil investigasi masing-masing. Mulai dari rangkaian peristiwa, pengambilan keputusan, sampai kesimpulan kasus tersebut.

"Jadi, semuanya nanti tiga sisi (polisi, IBI dan IDI Jatim) menyampaikan. Akan disampaikan betul sebenar-benarnya dan sejelas-jelasnya," jelasnya kepada detikJatim, Sabtu (13/8/2022).

Giadi menuturkan, akibat dari kasus ini sudah jelas. Yakni kematian bayi perempuan yang dilahirkan Rohma di RSUD Jombang. Sehingga tahap penyelidikan saat ini untuk menentukan ada atau tidaknya perbuatan para tenaga kesehatan ketika menangani persalinan Rohma yang masuk kategori pelanggaran.

"Perbuatannya yang nanti kami nilai, masuk (pelanggaran) etik atau yuridis. Kalau yuridisnya masuk ke ranah kami, berarti pidana. Apakah itu kelalaian atau kesengajaan, keduanya ada pidananya," terangnya.

Oleh sebab itu, Giadi mengimbau masyarakat bersabar menanti hasil penyelidikan polisi, serta investigasi IBI dan IDI Jatim. "Masyarakat kami imbau jangan menghakimi dulu, kita tunggu bersama-sama. Karena bisa saja tidak ada yang salah," tandasnya.

Diketahui, Rohma menjalani persalinan normal di RSUD Jombang pada Kamis (28/7). Ia sempat beberapa kali meminta agar dioperasi caesar ke petugas medis yang menanganinya. Karena sejak awal Rohma merasa tidak mampu melahirkan secara normal.

Namun, tim medis RSUD Jombang tidak mengabulkan permintaan Rohma. Sebab, hasil pemeriksaan di rumah sakit menunjukkan ia dalam kondisi baik.

Posisi kepala janin sudah di pangkal pinggul. Selain itu, pembukaan jalan lahirnya juga lancar. Malang, bayi Rohma meninggal dunia.



Simak Video "Sopir yang Gagalkan Penangkapan Mas Bechi Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(dte/dte)