Round Up

Pembelaan Istri untuk Mas Bechi: Tantang Korban-Bantah Suami Memperkosa

Tim DetikJatim - detikJatim
Sabtu, 13 Agu 2022 07:03 WIB
Dzurotul Massuna, istri Mas Bechi di Surabaya
Foto: Dzurotul Massuna, istri Mas Bechi di Surabaya (Praditya Fauzi Rahman/detikJatim)
Surabaya -

Dzurotul Massuna, istri Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi muncul perdana ke publik usai suaminya menyerah dan kini menghadapi persidangan. Ia buka suara terkait kasus pencabulan dan pemerkosaan yang menjerat suami dan kondisi keluarganya.

Wanita yang akrab disapa Mbak Sunna itu mengaku selama ini memilih diam lantaran masih fokus untuk mempersiapkan kelahiran buah hati keempatnya. Begitu juga untuk merawat dan menepikan ketiga buah hatinya dari pemberitaan.

Namun menurutnya, kali ia harus buka suara terkait kasus yang menimpa suaminya. Sebab, saat ini anak keempatnya sudah lahir pada 1,5 bulan lalu. Saat tampil ke publik, ia didampingi Gede Pasek, pengacara Mas Bechi.

"Kali ini kita harus berbicara karena menyangkut keadilan suami saya, kenapa baru saat ini saya bicara ke media, karena saya baru melahirkan anak keempat 1,5 bulan lalu dan sebelumnya fokus menjaga kandungan saya," kata Sunah saat konferensi pers di kawasan Tidar, Surabaya, Sabtu (13/8/2022).

Terkait pemberitaan yang beredar, Sunah mengaku sedih. Menurutnya, berita dan narasi yang beredar seolah menjadi penghakiman opini publik. Ia lantas khawatir dengan tumbuh kembang anak-anaknya.

"Saya juga cemas, karena bisa saja sewaktu-waktu dibaca anak-anak saya terkait abahnya, akhirnya mereka tanya kenapa abah ada di TV dan YouTube," terang Sunnah.

"Itu yang menjadi beban mereka dan saya, padahal berita-berita tersebut kan hasil fitnah yang sangat keji, saya yang paling tahu tentang permasalahan ini," tandas Sunnah.

Menurut Massuna, korban yang dimaksud saat itu yang terus mendekati suaminya, Mas Bechi. Bahkan tak jarang korban memanggil dengan kata-kata dan foto mesra. Padahal, korban juga mengetahui Mas Bechi sudah punya istri dan anak.

"Saya lihat sendiri chatingan itu, meski pun mereka semua tahu Mas Bechi punya istri dan anak, karena Mas Bechi ini orang yang sangat baik dan dermawan, tanpa pernah lihat status sosial orang," beber wanita yang akrab disapa Mbak Sunna itu.

Sunna menyebut akibat pemberitaan suaminya, kini ia dan ketiga anaknya mengalami dampaknya. Begitu juga dengan rumah tangga dan rutinitas hariannya.

"Keluarga dan aktivitas saya terganggu, saya meng-handle pekerjaan, dan waktu keluarga kami tersita, kenapa meng-handle? ibarat kapal, kapal ini mau dibawa kemana, nah itu di tangan mas Bechi dan itu yang saya rasakan sendiri," ungkapnya.

Sunna dan anaknya mengaku selama menikah tak pernah berpisah dengan Mas Bechi. Untuk itu, saat suaminya ditahan di Rutan Medaeng, tiga anaknya kerap menanyakan keberadaannya.

"Saya sudah menikah selama 10 tahun dan selama itu pula kami tidak pernah berpisah, di situasi sekarang anak-anak selalu tanya 'abah di mana, ke mana dan kapan pulang, saya ingin jemput abah,' perasaan saya itu hancur, saya sangat berharap suami saya bisa pulang karena memang dia tak bersalah dan tidak melakukan tuduhan yang dituduhkan," tutur Massuna.

Menurut Massuna, Mas Bechi merupakan sosok suami yang baik. Tak hanya kepada keluarga tetapi juga kerap membantu orang-orang. Sehingga ia tak percaya jika suaminya itu dituduh telah melakukan pencabulan apalagi pemerkosaan.

"Suami saya (Mas Bechi) membangun rumah layak huni dan santunan, membangun masjid, hingga memfasilitasi pengobatan masyarakat kurang mampu, termasuk membiayai operasi, tapi memang tidak ada niatan untuk ngumbar ke teman-teman media, tapi karena fitnahan ini suami saya dibawa ke pengadilan untuk tuduhan yang sama sekali tidak dia lakukan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Massuna menyebut suaminya merupakan korban fitnah. Ia kemudian menantang perempuan-perempuan yang menjadi korban keluar dan berbicara yang sebenarnya.

"Tolong lah, yang mengaku korban, bicara yang sebenarnya, bagaimana perasaan dia, kita sama-sama perempuan. Kalau suami kita dibawa ke kasus hukum dan kasusnya sangat keji bagaimana, betapa saya tidak terimanya," tegas Massuna, Jumat (12/8/2022).

Sebelumnya diberitakan, Mas Bechi menyerah pada Kamis (7/7/2022) malam usai dijemput paksa polisi di Jombang. Saat ini, Bechi telah ditahan di Rutan I Surabaya atau dikenal Rutan Medaeng.

Persidangan kasus pencabulan dengan terdakwa Mas Bechi, putra kiai Ponpes Shiddiqiyyah tidak digelar di PN Jombang melainkan di PN Surabaya dengan alasan keamanan.



Simak Video "Mas Bechi Ditangkap! Pengurus Orasi Perang Bela Shiddiqiyyah"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)